Polda Kepri Peringkat Pertama Selesaikan Kasus Korupsi

584
Sam Budigusdian Polda Kepri

FANINDO

WARTAKEPRI.co.id, BATAM – Keberhasilan penegakkan hukum tindak pidana korupsi oleh kepolisian menjadi tolak ukur keberhasilan yang dinilai oleh Kapolri. Berdasarkan surat Telegram Kapolri Nomor ST/ 2576 / X / 2016 Tanggal 21 Oktober 2016, dijelaskan Polda Kepri menempati peringkat pertama untuk kerhasilan Penegakkan Hukum Tindak Pidana Korupsi.

Menurut AKBP S. Erlangga, Plt Kabid Humas Polda Kepri, keberhasilan penyelesaian kasus Tindak Pidana Korupsi untuk Polda Kepri untuk triwulan III tahun 2016, mendapat penilain dari Kapolri. Keberhasilan ini menempatkan Polda Kepri peringkat ke pertama.

Berdasarkan Laporan Polisi yang ditangani sebanyak 18 perkara dalam tiga bulan terakhir. Perkara yang dapat diselesaikan sebanyak 16 perkara. Jika di ukur dari persentase penyelesaian perkara sebanyak 88,9 persen merupakan angka tertinggi se-Indonesia.

Disusul urutan kedua Polda Bali dengan penyelesaian Perkara sebanyak 80,0 persen dan urutan ketiga Polda Maluku dengan penyelesaian perkara sebanyak 75,0 persen.

Keberhasilan ini tidak terlepas dari kinerja Polda Kepri dan jajaran di bawah pimpinan Kapolda Kepri Brigjen Pol. Drs. Sam Budigusdian, MH, dan peran serta dari semua pihak.

Untuk itu diharapkan untuk kedepannya bisa lebih meningkatkan kinerja dalam penyelesaian tindak pidana korupsi, dan juga menekankan upaya pengembalian aset (sita/blokir) maupun penerapan tindak pidana pencucian uang (TPPU) sebagai salah satu faktor ukuran capaian kinerja, serta kasus bawaan (Carry Over) agar dituntaskan pada tahun berikutnya.

Untuk pemenuhan capaian penyelesaian perkara Polda Kepri akan mengintensifkan koordinasi dengan instansi terkait yaitu seperti Jaksa Penuntut Umum (JPU), Badan Pemeriksa Keuangan Provinsi (BPKP), Komunitas Ahli, dan Komisi Pemberantas Korupsi (KPK).(rilis/dedy swd)

Honda Capella