“Alberto Berchmans” Sijenius Anak Sopir Angkot di Lingga yang Jelajah Asia

1129
alberto-parangin-angin-dari-lingga

WARTAKEPRI.co.id, TANJUNGPINANG – Organisasi adalah suatu pola hubungan-hubungan orang-orang di bawah pengarahan manajer (pimpinan) untuk mengejar tujuan bersama. Organisasi adalah bentuk setiap perserikatan manusia untuk mencapai tujuan bersama. Organisasi merupakan suatu sistem aktivitas kerja sama yang dilakukan oleh dua orang atau lebih.

Bagi sebagian orang mungkin tidak begitu tertarik dengan organisasi. Padahal dalam organisasi melatih dan membentuk kita untuk bisa bekerja sama dalam tim dalam mencapai suatu tujuan. Begitulah sedikit pandangan tentang organisasi dari anak pertama dari 3 bersaudara yang bernama lengkap Alberto Berchmans Perangin-angin.

Alberto atau Berto begitulah sapaan akrabnya merupakan anak dari Jarusman Primo Perangin-angin, yang bekerja sebagai supir pengangkut penumpang dari pelabuhan Jagoh ke Dabo Singkep dan Ibunya adalah Dina Rosliana Br. Munthe, yang bekerja sebagai salah satu Guru Fisika di SMA Negeri 2 Singkep.

Honda Capella

Meskipun lahir di Medan, dan murni keturuan suku Batak Karo, namun dia dibesarkan selama 17 tahun di Tanah Bunda Melayu, Dabo Singkep.

Alberto merajut pendidikannya di Dabo SIngkep dimulai dari TK Hang Tuah Angkatan Laut. Dilanjutkan ke jenjang Sekolah Dasar Negeri 013 Singkep, yang dahulu sempat bernama SD Negeri 019 Damnah. Selanjutnya, berto melanjutkan jenjang pendidikan ke SMP Negeri 2 Singkep. Hingga pada Akhirnya melanjutkan di SMA Negeri 2 Singkep.

Berto mengatakan bahwa dia aktif selama di sekolah Selama Di SMA, Alberto aktif dalam kegiatan extra kulikuler dan pernah menjadi Ketua Palang Merah Remaja (PMR) pada tahun 2011.

“Saya juga aktif dalam Tim Basket Smanda dan sempat menjadi juara 2 pertandingan Liga Basket antar SMA se-Singkep, dengan mengemban amanah sebagai Kapten XI IPA 1 dan XII IPA 2,” jelasnya, Jum’at (11/10/2016)

Setelah lulus sekolah SMA berto melanjutkan ke pendidikan lebih tinggi ke salah satu universitas negeri favorit yaitu Institut Pertanian Bogor (IPB), jurusan Teknologi Industri Pertanian melalui jalur Beasiswa Utusan Daerah (BUD) Kemitraan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau pada tahun 2012.

” Dalam kesibukan mengikuti perkuliahan di kampus, saya tetap aktif dalam kegiatan organisasi seperti kegiatan olaharaga, kerohanian, hingga organiasai himpunan profesi dan Setiap tahun selalu mengikuti Olimpiade Olahraga baik di departemen maupun fakultas,” tambahnya.

Berto sempat menjadi anggota aktif Himpunan Mahasiswa Teknologi Industri (Himalogin) IPB, Ketua Divisi Olahraga dan Seni Keluarga Mahasiswa Katolik IPB, Wakil Koordinator Tim Pendamping Asisten Mata Kuliah Agama Katolik IPB.

Selain itu, dia juga aktif mengikuti even nasional dan internasional. Dia sempat menjadi ketua pekalsana Hari Olahraga Kemaki 2014, dan ketua divisi logistik dan transportasi LKTI nasional Agroindustrial Fair 2014.

Alberto mengungkapkan bahwasannya sangat tertarik dengan tantangan dan hal yang baru, Keinginan untuk melewati batas diri membawanya dalam tindakan out of the box.

“Inilah yang menjadi prinsip dasar saya dalam memutuskan segala hal di hidupya. Dia selalu membuat grand design planning dalam setiap timeline hidupnya, agar semua dapat dicapai secara teratur, karena memiliki target yang jelas”. Tuturnya.

Berkat prinsip dan keyakinan penuh Alberto menjadi salah satu delegasi mahasiswa IPB dalam ajang kompetisi karya ilmiah internasional “2015 Asia Pasific Undergraduate Student Project Competition” di National Pingtung University Science and Technology, Pingtung, Taiwan pada November 2015.

Alberto juga menyelesaikan projek penelitiannya malaui program student exchange di Universitas Maejo, Chiang Mai, Thailand. Penelitian dilakukan selama tiga bulan, mulai dari awal Mei 2016 hingga awal Agustus 2016.

Pada tahun 2016 ini, Alberto menceritakan mendapat kesempatan dan diundang untuk mengikuti acara workshop internasional pemuda di Kuala Lumpur melalui program Powershift Malaysia 2016 pada tanggal 17-20 November mendatang.

Alberto juga kembali diundang untuk mengikuti ajang kompetisi karya ilmiah internaisonal di National Pingtung University Science and Technology, Pingtung, Taiwan melalui program “2016 Asia Pasific Undergraduate Student Project Competition”, ajang yang sama seperti tahun lalu yang pernah ia ikuti. Ajang kompetisi ini akan diadakan pada tanggal 23-27 November 2016 nanti.

Baginya ketika sering menghadapi kegagalan bukan berarti harus menyerah, sebalikanya teruslah selalu berpikir postif bahwa itu adalah proses pembelajaran dan pengalaman yang berharga untuk menjadi lebih baik lagi.

“Human Propose, God Dispose! Do the best, and let God rest! Prinsip inilah yang terus membakar semangat untuk terus maju dan berkembang, tanpa lupa untuk selalu menikmati karunia Tuhan dan mengucap syukur. Karena apapun yang kita putuskan dan kita lakukan, kita bahagia akan hal itu”. Katanya. (sapardi)

FANINDO