Jadi Calo.. Pegawai BPN Batam Kutip Uang Urus Surat Tanah Rp 60 Juta

275
Pegawai BPN Batam

WARTAKEPRI.co.id, BATAM – Gurhadi, Pegawai Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Batam menjadi terdakwa atas kasus penipuan. Sebelumnya, terdakwa ini sudah pernah dipenjara dengan kasus yang sama.

Terdakwa Gurhadi selain pegawai juga menjadi calo tanah di BPN Batam. Mantan terpidana dengan penjara 1 tahun dan 6 bulan, belum membuatnya jera dan malah menggulangi perbuatanya.

Tiga saksi korban yang dihadirkan menerangkan, terdakwa meminta uang pengurusan untuk pelegalan tanah dengan jumlah Rp 20 juta per orang. Total uang diraup Gurhadi Rp 60 Juta.

” Kami percaya aja kepada terdakwa karena dia pegawai BPN. Dia menawarkan jasa akan mengurus kelebihan tanah disebelah Ruko perumahan di Tiban yang saya tempati. Uang jadi sudah saya berikan pertama Rp 1 juta, dan selanjutnya Rp 20 juta. Hal yang sama juga diungkapkan saksi lainnya, ” ujar saksi, Selasa (3/1/2017) di PN Batam.

Kemudian, Harianto dan Ranti dari BPN juga dihadirkan sebagai saksi dan mengatakan, bahwa terdakwa benar pegawai di BPN Batam di bawah Kementerian pertanahan.

” Terdakwa pegawai BPN, ia bertugas sebagai staff pengarsipan. Terakhir yang saya tahu terdakwa golongan 2 B. Namun akhir terdakwa jarang masuk kantor,” kata saksi dari BPN.

Sebelumnya juga terdakwa pernah dihukum dengan kasus yang sama dengan hukuman percobaan selama 1 tahun. Atas perbuatannya dia tidak mendapat saksi dari dinas BPN, sehingga perbuatanya terulang lagi.

Sidang yang dipimpin Ketua Majelis Hakim Syahrial Harahap SH didampingi hakim anggota Taufik Abdul Halim Nenggolan SH dan Jasael Manullang SH, serta Jaksa Penuntut Umum (JPU) Arie Prasetyo SH.

Saat hakim Syahrial Harahap menanyakan terdakwa, kemana uang hasil penipuan disimpan. Terdakwa mengaku uang tersebut digunakan untuk biaya hidup sehari-hari.

” Saya gunakan untuk biaya hidup sehari-hari pak,” jawab Gurhadi enteng.(nikson simanjuntak)

DEWAN PERS WARTAKEPRI

FANINDO

PKP HIMALAYA