Tarif Pangkalan Taksi Bandara Hang Nadim Naik, Sopir Menjerit Tak Berdaya

1741
Para Pengemudi Taksi Bandara Hang Nadim

WARTAKEPRI.co.id, BATAM – Kurangnya sosialisasi dari pihak Bandara Hang Nadim Batam, terkait akan diberlakukan biaya uang tambahan pangkalan sebesar Rp 200 ribu per bulan per unit taxi airport, membuat para sopir taksi menolak.

” Biaya tersebut sangat berat membayarnya karena sebelumnya sudah membeli pangkalan itu dengan harga yang cukup mahal, mulai dari harga Rp 25 juta hingga tertinggi Rp 150 juta,” kata Seorang sopir taksi airport saat rapat ketiga di Aula Asrama haji Batam Center, Rabu malam (18/1/2017) pada Wartakepri.

” Kami sangat keberatan uang pangkalan itu, karena total biaya yang kami keluarkan setiap bulannya sebesar Rp 490 ribu,” tegasnya.

Jeritan dan persoalan lainnya yang dialami selama ini adalah soal pendapatan. Karena setiap hari hanya dua trip penumpang yang didapat sesuai nomor antri dari jumlah 265 taksi. Belum lagi adanya penambahan 2 perusahaan taksi, maka akan bertambah susah.

” Persoalan ini sudah kami utarakan dengan Suwarso selaku Kepala Bandara Hang Nadim Batam, agar biaya pangkalan ditunda atau dibatalkan karena sangat memberatkan bagi sopir. Namun saat itu jawabnya akan dikoordinasikan dulu dengan penggurus Kopkar BP Batam, Moody Arnold Timisela,” ujar pria yang tinggal di Perumahan Marbella Batam Centre.

Sementara itu, penjelasan yang diketahui sumber WartaKepri ini, bahwa pihak Kopkar BP Batam, akan tegas kepada para sopir taksi. Jika uang biaya pangkalan tidak dibayarkan maka dikeluarkan atau tidak boleh masuk Bandara. Karena ini, peraturan kepala Badan Pengusahaan Batam, yang dituangkan dalam Perkap No 18 tahun 2016 lalu.

Sementara, jumlah biaya yang dikeluarkan oleh sopir taxi airport selama ini antara lain: biaya TNI AU Rp 25.000, biaya PTB Rp 25.000, biaya Parkiran Rp 50.000 dan rencana juga ikut dinaikan sebesar Rp 40.000 menjadi Rp 90.000, biaya Koperasi sebesar Rp 150.000.

Menanggapi informasi ini, WartaKepri mencoba konfirmasi melalui Humas Badan Pengusahaan (BP) Batam, Purnomo Andi Antono. Menurut Andi, bahwa pemberlakuan uang biaya pangkalan taksi airport Hang Nadim Batam sudah berlaku sejak 27 oktober 2016.

Dan sosialisasi juga sudah dilakukan kepada para pengemudi, pengurus taksi airport dibawah naungan koperasi karyawan (Kopkar) BP Batam dan TNI – AU di ruang tunggu 9 Bandara Hang Nadim.
” Hadir dalam pertemuan tersebut yaitu: General Umum, General Marketing, Quality Control terminal,” kata Purnomo Andi Antono pada Wartakepri, (20/1/2017).

Dan soal adanya informasi penambahan unit taksi dari perusahaan baru tidak benar dan tidak ada penambahan.

” Hal itu sudah saya tanyakan pada Kepala Bandara Suwarso,” terang Purnomo Andi Antono.(nikson simanjuntak)

DEWAN PERS WARTAKEPRI FANINDO PEMKO BATAM Combo Sakti Telkomsel