WARTAKEPRI.co.id, BATAM – Siswa-siswi SMP Negeri 28 Batam, Kepulauan Riau, kembali diliburkan. Ini dikarenakan sekolah yang terletak di lingkungan perumahan Taman Raya, Batam Kota tersebut terendam air.
Dikarenakan banjir ini sehingga siswa-siswi tidak dapat mengikuti proses belajar dan mengajar seperti teman-teman yang bersekolah ditempat lain, air yang mengenang bukan air hujan saja. Tetapi air yang kali ini menggenangi sekolah bewarna hitam dan tingginya sebetis orang dewasa.
Anak-anak yang diliburkan sejak Rabu (17/1/2018), informasi yang didapat air berasal dari jebolnya dinding tambak ikan milik warga yang ada di sekitar sekolah.
Dengan jebolnya dinding tambak ikan milik air mengalir dan langsung berkumpul di halan SMP 28 yang datarannya lebih rendah. Bahkan parit besar yang ada di depan sekolah tersebut tidak mampu menampung debit air tambak tersebut.
BACA : https://wartakepri.co.id/2018/01/17/bangunan-drainase-roboh-di-botania-1-milik-bina-marga-batam/
Walikota Batam HM Rudi SE MM melalui pesan WA mengaku sudah mengetahui hal tersebut.
Rudi juga mengatakan, saat ini Dinas Binamarga Batam sedang bekerja menyelesaikan permasalahn tersebut.
Namun di lapangan tidak terlihat aktifitas, bahkan alat berat yang biasa diturunkan jika sekolah tersebit banjir saat hujan deras pun tak terlihat.
Sebagai catatan, SMP Negeri 28 yang dibangun sejak 2007 silam itu, memang sudah menjadi langganan banjir jika hujan deras mengguyur kota Batam.
Rencana dari pemerintah, permukaan sekolah ini akan ditinggikan pada tahun 2018 ini, untuk sementara proses belajar mengajar akan dialihkan ke sekolah lain.
Hari ini, anak-anak hanya bisa tertunduk lesu jalan pulang ke rumahnya masing-masing.
Sumber : BatamClick. com






























