Home Batam Yusfa Hendri: Supir dan Calon Kernet Trans Batam Harus Lulus Tes Urine

Yusfa Hendri: Supir dan Calon Kernet Trans Batam Harus Lulus Tes Urine

BNN Sosialisasi Stop Narkoba di Trans Batam
PANBIL MALL   Grand Mercure Batam

WARTAKEPRI.co.id, BATAM – Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Batam terus melakukan sosialisasi agar masyarakat menjauhi narkoba. Sosialisasi dalam bentuk pemasangan stiker STOP Narkoba di bus Trans Batam akan dilanjutkan dengan tes urine untuk seluruh supir bus Trans Batam.

” Program STOP NARKOBA ini sudah lama dilaksanakan. Tujuannya menginformasikan dan menghimbau seluruh masyarakat khususnya penumpang agar jauhi narkoba,” kata AKBP Darsono, Kepala BNN Kota Batam, di Halte Bus Trans Batam di Batam Centre, Senin (13/2/2017).

Selain penumpang, target sosialisasi ini juga menyasar petugas di bus. Baik itu sopir, kernet, maupun petugas ticketing. Karena keselamatan penumpang berada di tangan petugas busway.

” Saat ini kami berikan 60 lebih stiker. Ke depannya juga akan ditambah lagi. Dan akan ditempel juga di angkot (angkutan kota),” ujar Darsono.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Batam, Yusfa Hendri mengatakan saat ini petugas Dishub akan langsung menempelken stiker di 26 bus trayek Batam Center. Sementara stiker selebihnya akan didistribusikan ke bus trayek lain sesegera mungkin.

” Kami berharap edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat ini berjalan baik. Ke depan kita akan bekerjasama dengan BNN, tak hanya sosialisasi dalam bentuk statis seperti stiker ini, tapi juga tayangan audio visual. Sehingga Batam bebas narkoba jadi cita-cita kita bersama dapat terwujud,” kata Yusfa.

AKBP Darsono mengatakan sosialisasi STOP NARKOBA ini hanya satu dari beberapa program yang disiapkan BNN untuk wujudkan Batam bebas narkoba.

Adapun program unggulan yang dilaksanakan BNN Kota Batam adalah wilayah bersih narkoba. Program ini rencananya akan dilaksanakan di Kecamatan Sei Beduk, dengan target nantinya Batam benar-benar bisa bebas narkoba seluruhnya.

Tes Urine

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Kota Batam, Yusfa Hendri mengatakan untuk tes urine dilakukan guna memastikan pengemudi Trans Batam atau busway bersih dari narkoba.

” Kita berharap seluruh pengemudi awak kendaraan dan petugas, hendaknya bisa terbebas dari narkoba. Karena mereka adalah yang langsung bertanggungjawab terhadap keselamatan penumpang,” kata Yusfa.

Selain pengemudi, tes juga akan diterapkan pada kernet, petugas penjualan tiket, hingga petugas halte. Saat ini Dishub Batam sedang membuka penerimaan petugas kernet dan penjualan tiket sebanyak 40 orang.

Dan tes urine ini menjadi syarat penentu dalam seleksi. Peserta yang dinyatakan lulus seleksi akan dites urine pada akhir proses perekrutan.

” Tes urine ini jadi penentu. Yang sudah dinyatakan lulus kalau positif, bisa dibatalkan kelulusannya. Kami sedang pikirkan untuk menjadikan bebas narkoba ini sebagai salah satu persyaratan gabung di Trans Batam,” kata dia.(mcb/dedy swd)

Google News WartaKepri Banner DPRD Batam 2026

WhasApp