NEWS VIDEO : Ketua LAM Adukan Ke Dewan, Terkait Rumah Di Tembak Senpi Laras Panjang

252

WARTAKEPRI.co.id, NATUNA – Ketua Lembaga Adat Melayu ( LAM ) Kabupaten Natuna, Wan Zawali, melaporkan kejadian penembakan di kediamannya kepada DPRD Kabupaten Natuna.

Ketua LAM bersama para tokoh masyarakat dan pengurus LAM Kabupaten Natuna, tampak mendatangi gedung DPRD dan melakukan pertemuan di ruang paripurna DPRD Kabupaten Natuna, Batu Hitam, Ranai, Kamis.(30/3/2017).

Dalam aduan yang disampaikan Ketua LAM menceritakan keronologis kejadian secara resmi dihadapan komisi yang hadir.

Berikut Video Saat Kunjungan ke DPRD Natuna :

PKP HIMALAYA

 

Kedatangan rombongan dalam menyampaikan aduan mereka, menginginkan DPRD selaku perwakilan dari mayarakat untuk mengwal kasus tersebut sampai tuntas, dan meminta pihak yang berweng bertindak tegas.

” saya bersama rekan – rekan menita DPRD mengawal kasus ini sampai tuntas “. Kata Wan Zawali. Dukungan moril dari berbagi kalangan terus berdatangan kepada Ketua Lembaga Adat Melayu ( LAM ) Kabupaten Natuna Wan Zawali, pasca Terjadi Penembakan pada Selasa lalu di kediamannya.

Dugaan mengarah jika pelaku merupakan dari kalangan oknum militer yang menggunakan senpi laras panjang. Hal ini dilihat dari jenis 10 butir kelongsongan peluru yang ditemukan di pekarangan rumah Ketua LAM. Kepala Penerangan Korem 033 Wira Pratama Mayor (Inf) Abdul Sipahutar malam tadi kepada wartawan mengatakan, jika pihak TNI masih melakukan penyelidikan.

“Masih penyelidikan. Perkembangan selanjutanya akan dilaporkan secepatnya,” ujarnya, Rabu (29/3/2017) malam. Jenis kelongsong peluru yakni 5 Tj 5.56 yang biasa dipakai senjata senapan serbu SS buatan pindad. Senjata ini merupakan senjata milik TNI.

“Motif masih dilakukan pendalaman. Namun diprediksi bermotif dendam dan bukan kegiatan teroris,” ujar Sipahutar. Informasi di lapangan menurutnya dikabarkan kejadian dipicu karena keributan acara hiburan malam minggu di Desa Batu Gajah.

Salah seorang keluarga Wan Zawali menurut informasi ikut melerai. Namun ditegaskan Sipahutar hal itu belum menjadi patokan. “Kejadian ini tidak ada hubungannya dengan Wan Zawali Ketua LAM. Saksi sudah diperiksa 5 orang dari masyarakat. Situasi Kamtibmas aman dan terkendali,” tegasnya.

Penyampaian dari Dansubdenpom Ranai, pelaku belum bisa dipastikan secara hukum, namun masih diupayakan pencarian tersangka.(Riky)

DEWAN PERS WARTAKEPRI FANINDO PEMKO BATAM Combo Sakti Telkomsel