Hati Hati..Pengendara Mio Merah Kembali Menculik ‎Siswi SD di Batam

Kapolsek Sekupang, Kompol Fery Afrizon
WARTAKEPRI.co.id, BATAM – Gadis kecil yang ditemukan di pinggir hutan depan Perumahan Villa Alam Lestari, Sekupang, Batam, Kepulauan Riau, akhirnya telah kembali bersama orang tuanya.

Kapolsek Sekupang, Kompol Fery Aprizon kepada BatamClick.com menjelaskan, korban merupakan warga Sengkuang, Batuampar, Batam.

“Umurnya masih 10 tahun, sekarang sudah kami serahkan ke orang tuanya,” ungkap perwira melati satu ini.

Dijelaskannya, awal kejadian, Sabtu (20/5/2017) sekitar pukul 17.30 WIB. Kala itu korban diminta ibunya untuk menunggu sales obat di depan SD Negeri, Batuampar.

“Pas lagi nunggu, datang laki-laki yang tak dikenal, ngaku sebagai teman ayahnya,” jelas mantan Wakapolsek Batam Kota ini.

Korban pun disuruh naik ke motor mio merah yang dikendarai pelaku. Namun ia menolak.

“Karena tempatnya sepi, korban langsung dibekap pelaku dan dinaikkan ke atas motor,” sambungnya.

Korban dibawa ke Sekupang, tepatnya di hutan depan Perumahan Villa Alam Lestari.

“Di tempat itu korban mau dicabuli,” terang mantan Kapolsek Nongsa ini.

Numun korban tetap bersikeras tak mau dan memilih nangis dan teriak minta tolong.

“Karena korban teriak, akhirnya pelaku kabur,” sebutnya.

Korban yang sedang nangis dan berlari di jalan pinggir hutan itu akhirnya diselamatkan oleh Umi Rosita, warga Batuaji, lantas dibawa ke Polsek Sekupang.

” Tadi anak itu kita tenangkan dan pelan-pelan kita tanya, akhirnya ia bercerita dan memberi tahu alamatnya, lalu kita koordinasi dengan Polsek Batuampar, dan kita antar anaknya ke rumah orang tuanya, sekaligus kita arahkan orang tuanya untuk membuat laporan resmi ke Polsek Batuampar,” ujar Fery.

Hingga berita ini dibuat, polisi masih mendalami kasus penculikan yang disertai pelecehan tersebut.(novianto)
Sumber : batamclick.com
 Foto : batampos.co.id

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

GALERI 24 PKP EXPO