WARTAKEPRI.co.id, BATAM – Bom di halte Kampug Melayu, Jakarta Timur, cukup membuat Mabes Polri terpukul. Tiga anggota terbaiknya gugur dalam insiden tersebut. Bahkan polisi pun sampai saat ini belum bisa menyimpulkan atas dasar apa serangan ini dilakukan, meski ISIS telah mengklaim kalau merekalah dalang dibalik bom tersebut.
Sabtu, (27/5/2017) polisi mengamankan seorang lelaki berinisial R alias B di kawasan Cibubur. Saat diamankan R sedang menggendong anaknya di atas sepeda motor yang dikendarai oleh seorang pria berinisial K.
“ Dari data yang kami dapat, yang bersangkutan sempat melakukan kontak dengan pelaku bom bunuh diri,” ujar Kadiv Humas Mabes Polri, Irjen Pol Setyo Wasisto, Minggu (28/5/2017).
R dikatakan bertemu langsung dengan Ahmad Sukri salah seorang pelaku bom Kampung Melayu.
“ Bahkan dia menyerahkan barang ke pelaku, cuma masih kita dalami barang apa yang diberikannya itu,” jelasnya.
Saat ini R alias B masih berada di Mako Brimob, Keapa Dua, Depok, Jawa Barat.
Dari penangkapan tersebut, Polisi mengamankan handphone milik R alias B, uang Rp 1,8 juta, HP dan dompet milik K, dan BPKB sepeda motor.
Sumber: Tribun News






























