Inilah Para Dokter Korban Siti Fadillah, Uang Jasa Medis 1 Tahun Tidak Dibayar

25

Wartakepri.co.id, Batam – Akhirnya, Ratusan tenaga medis di RSUD Embung Fatimah Kota Batam yang terdiri dokter dan paramedis, melakukan mogok kerja dihalaman RSUD Batuaji. Mereka menuntut pencairan pembayaran jasa medis agar segera dibayarkan.

Kami sangat sabar menunggu sejak bulan September 2016 hingga bulan Agustus 2017, tapi pihak Keuangan RSUD dan Pemko Batam tidak ada tanggapannya. Maaf, jika hari ini kami melakukan aksi karena ini adalah hak kami. Sementara, kewajiban kami melayani pasien sudah kami jalankan dengan baik.

Kami ini mungkin korban mantan direktur RSUD lama, dokter Siti Fadillah, yang tersangkut korupsi Alkes. Utang yang ditinggalkannya sangat banyak, sementara bagian keuangan dan Pemko Batam tidak mampu untuk membayarkannya. Dan pada akhirnya, jasa medis dikorbankan untuk menutupi utang tersebut. Kata salah seorang petugas medis menerangkan pada wartakepri, Senin (14/8/2017) dilokasi demo.

Selama setahun jasa medis yang belum dibayarkan terhitung sejak September 2016 hingga Agustus 2017 ini. Inilah kekecewaan kami pada direktur yang baru karena tidak mampu menyelesaikanya.

“Direktur RSUD, Gunawawan S.PoG tidak mampu menyelesaikan persoalan ini, sehingga kami harus turun melakukan aksi,” ujarnya.

PKPONLINE PKP DREAMLAND


Terlihat, para dokter dan tenaga medis membawa spanduk, membentangkannya agar pemerintah kota Batam buka mata dan telinga atas persoalan itu.

“Kewajiban kami melayani pasien sudah, dan kami hanya menuntut hak kami,” kata
petugas medis pria yang tak mau namananya dipublikasikan.
( Nikson Juntak/ dede)

Komentar Anda

Polling Bakal Pasangan Calon Gubernur Kepri Periode Agustus 2020 versi WartaKepri.co.id

DEWAN PERS WARTAKEPRI FANINDO