Syamsul Bahrum Mendorong BKPSDM Melatih Pegawai Mencari Beasiswa Pendidikan Sendiri

Syamsul Bahrum, Asisten Ekonomi dan Pembangunan Provinsi Kepri
Syamsul Bahrum, Asisten Ekonomi dan Pembangunan Provinsi Kepri

HARRIS BARELANG

WARTA KEPRI .co.id, KEPRI – Dalam memperoleh beasiswa pendidikan diluar negeri bukan mudah, perlu waktu dan usaha yang ekstra untuk mengajukan permohonan.

Syamsul Bahrum, Asisten Ekonomi dan Pembangunan Provinsi Kepri mendorong Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) untuk melatih pegawai agar dapat mencari beasiswa pendidikan.

“Kita sadari butuh waktu, usaha dan tentunya cost (biaya) untuk mengajukan permohonan beasiswa. Belum lagi ada keterbatasan bahasa dimana English mutlak untuk mengikuti pendidikan di luar negeri. Saya minta BKD (BKPSDM) untuk membuat kegiatan yang bisa melatih pegawai mencari beasiswa,” ujar Syamsul Bahrum saat memimpin Focus Group Discussion (FGD), Selasa (20/2/2018).

Syamsul juga mendorong Dinas Tenaga Kerja untuk menyusun rancangan kegiatan kursus singkat diluar negeri.

“Saya fokus ke dua OPD ini, BKD dan Dinas Tenaga Kerja. Untuk Tenaga Kerja silahkan sesuaikan dengan kebutuhan kursus apa yang diperlukan. Bisa dua minggu atau satu bulan,” sebutnya.

Jika biaya kursus di luar negeri yang menjadi keterbatasan, dapat bekerjasama dengan lembaga pendidikan atau universitas di luar negeri yang dapat mengirimkan tenaga pengajar ke Kepri. Hal tersebut dapat dijembatani oleh Global Education Initiatives (GEI).

Lembaga berbasis pendidikan tersebut dapat memberikan konsultasi terkait pendidikan di luar negeri maupun kerjasama dengan universitas di luar negeri. Lembaga tersebut dapat menjembatani kerjasama ke beberapa universitas di New Zealand, 75 universitas di Inggris, Irlandia, Kanada, Australia dan 30 perguruan tinggi di Amerika.

“Kami memberikan konsultasi gratis,” diterjemahkan melalui DR. Katie Avery, Director Global Education Initiatives (GEI) saat FGD di Ruang Rapat Sekda Kepri. Katie membuka peluang untuk perguruan tinggi di Kepri berkonsultasi dengan GEI, untuk menjajaki peluang kerjasama dengan perguruan tinggi di Inggris dan New Zealand.

“Jadi nanti lulusan dari perguruan tinggi anda, dapat memiliki dua sertifikat kelulusan. Satu dari perguruan tinggi anda dan satu dari perguruan tinggi kerjasama,” sebut Katie.

Sumber : Humas Kepri

FANINDO

Honda Capella