Keluarga Korban Sesali tidak adanya standar pelayanan yang baik Areca Water Park Tanjungpinang

WARTAKEPRI.co.id TANJUNGPINANG – Tidak adanya standar pelayanan khusus pengunjung Areca Water Park Tanjungpinang Sukmawati (53) tahun warga Perumahan Bintan Permai Blok D1 No. 20 Ganet dilarikan ke rumah sakit setelah terpeleset di dalam areal wahana permainan air, sekitar pukul 12.00 WIB. Minggu (22/7/2018).

Agung Wiradharma keluarga korban yang merupakan adik kandung Sukmawati, menceritakan, Karena hari ini libur, kakak (Sukmawati) mengajak anak-anaknya berlibur di sana. Pas berjalan di pelataran, mungkin karena licin, kakak terpeleset.Kepala bagian belakang terhempas ke lantai. Kepala bagian belakangnya benjol. Besar. Mungkin sekepalan tangan.

“Akibat kejadian ini, kakak (Sukmawati) seketika lemas. Dia mengeluhkan pusing dan mual,” ucap Agung melalui Telpon.

KPU KEPRI

Agung, saat mengetahui kejadian ini, sangat menyesali tidak ada satupun petugas Areca Water Park yang melakukan tindakan pertolongan.

“Ini yang sangat kami sesalkan,” tegas Agung mengucapkan kekecewaan atas pelayanan pihak Areca Water Park.

Menurut Agung, mengacu kepada UU No 10/2009 Tentang Kepariwisataan, katanya, sedianya wisatawan berhak atas perlindungan hukum dan keamanan serta perlindungan asuransi untuk kegiatan pariwisata yang berisiko tinggi.

Pengusaha pariwisata juga dia sebut punya kewajiban untuk memberikan kenyamanan, perlindungan keamanan, dan keselamatan wisatawan serta memberikan perlindungan asuransi pada usaha pariwisata dengan kegiatan yang berisiko tinggi.

“Apalagi ini hari minggu. Kita tahu wisata air ini tergolong berbahaya. Semestinya pengelola menyiapkan petugas ekstra dari hari biasanya. Semestinya Areca memberikan pertolongan kepada Kakak saya,” tegas Agung.

Dia merasa Areca Water Park tidak memberikan standar pelayanan yang baik. Saat kejadian, Sukmawati dia katakan hanya ditolong keluarga dan pengunjung lain yang berada di lokasi kejadian.

“Mereka (Pengelola Areca Water Park) juga tidak mengantar Kakak saya. Anak-anaknya yang mengantar ke rumah sakit,” tambah Agung.

Akibat kecelakaan itu, Sukmawati harus menjalani perawatan intensif di RSUP Raja Ahmad Tabib.

“Tadi (sekitar pukul 14.30), kakak saya dibawa ke instalasi radiologi untuk dilakukan tindakan CT Scan. Kami khawatir ada pendarahan di bagian kepala karena terbentur,” ungkap Agung yang juga merupakan Ketua PERADI Kota Tanjungpinang.

Atas berita ini, redaksi Warta Kepri menunggu konfirmasi dari manajemen Areca Water Park.(Yansyah)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

GALERI 24 PKP EXPO