Home Berita Utama Paparkan Potensi Alam, Natuna Kian Dekat Menuju Kawasan Geopark Nasional

Paparkan Potensi Alam, Natuna Kian Dekat Menuju Kawasan Geopark Nasional

Banner DPRD Batam 2026

WhasApp

WARTAKEPRI.co.id,JAKARTA-Komitmen Pemerintah Kabupaten Natuna untuk menjadikan Natuna sebagai kawasan Taman Bumi atau geological park (geopark) Nasional semakin terlihat.

Hal ini terbukti dengan dilakukannya penandatanganan komitmen daerah untuk pengembangan kawasan Geopark oleh Bupati Natuna, H.A Hamid Rizal, dalam acara Penilaian Kenaikan Status dan Evaluasi Geopark Nasional Tahun 2018,akan mengadopsi UNESCO Global Geopark, Selasa (23/10/2018) di Jakarta.

Kegiatan penilaian tersebut diselenggarakan Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman Republik Indonesia, dan dibuka secara resmi oleh Deputi Bidang IPTEK,SDM dan Budaya, Syafri Burhanuddin.

Diikuti Kepala Daerah dan Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga dari Sumbar, Kalimantan Selatan, Kabupaten Bogor, Kabupaten Banyuwangi, dan Kabupaten Natuna.

Delapan Pemerintah Daerah pengelola geopark yang masih berstatus lokal meyakinkan tim penilai Kenaikan Status dan Evaluasi Geopark Nasional dan berkomitmen daerahnya layak menjadi geopark nasional.

Geopark Pongkor-Bogor, Geopark Karangsambung-Karangbolong, Geopark Meratus, Geopark Silokek, Geopark Sawahlunto, Geopark Ngaraisianok-Maninjau, Geopark Natuna, Geopark Banyuwangi menandatangani komitmen pengembangan geopark jika nantinya daerah tersebut menjadi geopark nasional.

Pada acara ini, Bupati Natuna didampingi oleh Asisten Adminstrasi selaku Ketua Badan Pengelola Geopark Nasional, Izwar Aspawi, Kapala Disperbud Erson Gempa, Kepala BP3D Moestofa, dan Kadis Kominfo Raja Darmika,Serta Kabid Litbang BP3D, Tukino.

Deputi IV (Bidang Koord SDM, IPTEK dan Budaya Maritim) Kemenko Kemaritiman, Safri Burhanuddin mengatakan pentingnya menumbuhkan destinasi baru geopark.

“Hal ini penting untuk menjaga kelestarian geopark. Sebagian besar wilayah geopark ada pada kawasan konservasi,”sebut Safri.

Dia juga mengatakakan perlu ada kesamaan standar pengelolaan, pemerintah daerah perlu memperhatikan dan menjalankan juklak dan juknis yang telah ditetapkan.

“Kita berharap dengan adanya geopark maka lingkungan akan terjaga, ada 8 lokasi calon Geopark yang akan dinilai, semoga ke 8 lokasinya lulus menjadi Geopark Nasional”, tutur Safri.

Foto bersama 8 Walikota dan Bupati memiliki Destinasi Geopark

Setelah sesi poto bersama, acara dilanjutkan dengan pemaparan Tim Penilaian dengan memaparkan prosedur penilaian dan katagori penilaian yang disusun mengikuti format dokumen dari UNESCO  Global Geopark meliputi geo konservasi, struktur kepengurusan, yang dikembangkan.

Setelah disampaikan prosedur penilayan dan katagori penilian, acara dilanjutkan masing masing pemerintah daerah diberi kesempatan untuk memaparkan potensi geopark dilanjutkan diskusi tanya jawab.

Dari hasil pemaparan ini, akan dievaluasi oleh Tim untuk mendapatkan status sebagai kawasan Nasional Geopark bagi Kabupaten/Kota.

“Dengan ditandatangani komitmen ini, kita berharap secepatnya, Pulau Natuna bisa menjadi Geopark Nasional,Ini adalah harapan besar bagi Pemkab Natuna, untuk mengembangkan daerah Natuna disektor Pariwisata”, harap Hamid.

Pada kesempatan ini Kapala Disparbud Erson Gempa yang juga sebagai Ketua Harian Badan Pengelola Geopark Natuna, menyampaikan Video Potensi Geopark yang ada di Natuna dan diusulkan untuk dijadikan Geopark Nasional yaitu Gunung Ranai, Tanjung Senubing, Alif Stone, Pulau Senua, Pantai Batu Kasah, Pulau Akar, Pulau Setenau, Pantai Lubang Kamak, Tanjung Datuk.

Diakhir paparan, Erson memaparkan konsep MEA Turism (Marine, Eco, Arceology) yang merupakan konsep andalan Natuna untuk Pengembangan Pariwisata Natuna.(*)

Editor : Riky Rinovsky

Google News WartaKepri Banner DPRD Batam 2026