ATB Batam Minta Maaf ke 30 Ribu Lebih Pelanggan dan Janji Secepatnya Air Kembali Normal

ATB Batam Minta Maaf ke 16485 Pelanggan dan Janji Jumat Sore Air Kembali Normal



PKP DREAMLAND

WARTAKEPRI.co.id, BATAM – Update progress perbaikan kebocoran pipa distribusi utama DN 800mm akibat Pilling Project Pump Station Limbah PT Hansol, saat ini pukul 14.00 WIB tahap dewatering pipa telah selesai.

Tim Teknis ATB sedang melakukan tahap pemotongan pipa dan mengupayakan perbaikan kebocoran bisa segera rampung agar aliran air dapat mengalir kembali.

Kebocoran pipa distribusi utama ini mengakibatkan aliran air mengecil atau tidak mengalir di wilayah Batam Centre. Pihak ATB Batam diperkirakan sebanyak 30 ribuan pelanggan terkena dampak gangguan suplai.

Estimasi proses perbaikan kebocoran selesai pada, Jumat (16/11/2018) sore hari apabila tidak ada kendala teknis yang berarti di lapangan.

PT Hansol Tak Profesional

Sebelumnya, Kebocoran pipa distribusi ATB kembali terjadi, Kamis (15/11/2018) siang pekerjaan Pilling Project Pump Station Limbah PT Hansol didepan Cafe Kongkow Batam centre menghantam pipa ATB berdiameter 800 mm.

” Sangat disayangkan pekerjaan yang tidak profesional tanpa koordinasi dengan kami (ATB red) bahwa ada aktifitas penggalian yang mengakibatkan pipa distribusi ATB bocor. Ini pipa distribusi utama, kebocoran ini mengakibatkan ribuan pelanggan ATB akan terdampak tidak mendapatkan suplai air ATB sementara waktu,” jelas Maria Jacobus, Head Of Corporate Secretary ATB.

Kebocoran pipa yang terjadi mengakibatkan suplai air ke pelanggan ATB jadi terganggu. Suplai air harus dihentikan sementara waktu, agar pekerjaan perbaikan bisa dilakukan dengan maksimal.

Tim teknis ATB langsung berkoordinasi dengan pihak PT Hansol dilapangan untuk proses penanganan perbaikan kebocoran. Estimasi waktu perbaikan diperkirakan selesai hingga pukul 24.00 WIB.

” Pekerjaan perbaikan cukup rumit, mengingat kondisi tanah yang labil dan tanah longsor untuk pekerjaan pipa besar. Pipa yang mengalami kebocoran juga berada di kedalaman tiga meter. Tim teknis ATB membutuhkan waktu sekitar 10 jam memperbaiki kebocoran pipa,” ujar Maria.

Kebocoran pipa yang terjadi akhir-akhir ini dari dampak terkena alat berat tentunya tidak diharapkan. Selain dari sisi ATB berupa air yang terbuang jadi sia-sia, ribuan pelanggan mengalami kesulitan dengan tidak mendapatkan aliran air.

” ATB tentunya mengalami kerugian dengan air yang terbuang per kubiknya, apalagi pelanggan yang terkena dampak jumlahnya cukup banyak. Padahal ATB selalu berupaya agar suplai air bisa mengalir dengan handal,” tutur Maria.

ATB menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi. Informasi lebih lanjut, silahkan menghubungi Call Center ATB 0778-467111.(*)

Sumber: ATB Batam
Editor: Dedy Suwadha



DEWAN PERS WARTAKEPRI PEMPROV KEPRI
DPRD KEPRI
PEMKO BATAM
DPRD BATAM
PEMKAB ANAMBAS
DPRD ANAMBAS
PEMKAB BINTAN
PEMKAB KARIMUN
PEMKAB LINGGA
DPRD
WIRARAJA