WARTAKEPRI.CO.ID – Korban pemukulan oknum anggota Sabhara Polda Kepri beberapa pekan lalu Putra Reza dinyatakan meninggal. Kabar duka ini didapat langsung dari ayah korban.
Putra Reza yang merupakan siswa kelas dua SMAN 10 Batam, Kecamatan Galang yang menjadi korban pemukulan oknum anggota kepolisian pada Minggu 23 Desember 2018 lalu dini sempat mengalami koma selama beberapa pekan sebelum akhirnya dinyatakan meninggal oleh tim dokter.
Putra menghembuskan nafas terakhirnya pada Pukul 17.30 WIB di ruang ICU, tepatnya di kamar Maria lantai dua Rumah Sakit Elisabeth, Batam Kota.
Burhanudin saat dikonfirmasi mengiyakan bahwa anaknya tercinta telah berpulang menghadap sang pencipta.
” Iya benar Putra sudah meninggal jam 17.30 Wib tadi, mohon doanya ya,” ujar Burhanudin melalui telepon, Kamis (3/1/2018).
Burhan mengatakan saat ini jenazah Putra masih berada di RS Elisabet Batam Kota, pihak keluarga masih menunggu ambulan pihak rumah sakit untuk membawa jenazah Putra ke Tanjung Uncang.
” Jenazah Putra akan dimakamkan besok pagi karena sudah jam segini,” ungkap Burhan.
Burhan mengatakan, Semoga yang bersalah tetap bersalah, jangan jadikan hukum runcing kebawah harus adil.
























