Tim F1QR dan Patkamla Sea Rider 2 Lanal Batam Amankan Pancung Bawa 4,9 Kg Sabu – WartaKepri
29 views

Tim F1QR dan Patkamla Sea Rider 2 Lanal Batam Amankan Pancung Bawa 4,9 Kg Sabu

Tim F1QR dan Patkamla Sea Rider 2 Lanal Batam Amankan Pancung Bawa 4 Kg Sabu

PKP DREAMLAND

WARTAKEPRI.co.id, BATAM – Tim F1QR dan Patkamla Sea Rider 2 Lanal Batam berhasil menggagalkan penyelundupan narkoba jenis sabu seberat 4,9 kg di Perairan Pulau Putri Nongsa, Batam.

Penangkapan berawal dari adanya informasi yang didapat. Kemudian dilakukan pengembangan sehingga pada Rabu, 30 Januari 2019 pukul 4.45 WIB, tim F1QR dan Patkamla Sea Rider 2 Lanal Batam berhasil mengamankan 2 orang tersangka.

Komandan Lanal (Danlanal) Batam, Kolonel Laut Iwan Setiawan mengatakan, penangkapan yang berawal dari adanya informasi yang didapat, pada Rabu akan ada penyelendupan narkoba jenis sabu masuk ke Indonesia.

“Pada pukul 01.15 WIB Kapal Sea Rider bergerak dari Nongsa ke Harbour Bay sedang melakukan patroli. Pada pukul 04.45 WIB berhasil mendeteksi ada Speed Pancung yang dikemudikan oleh satu orang berinisial L (33).

Setelah didekati L berusaha membuang suatu barang yang ternyata tas ransel yang berisi 4,9 kg sabu serta satu unit handphone,” ujar Iwan di Mako Lanal Batam, Jumat (1/2/2019).

Kemudian pada pukul 05.00 WIB, Patkamla Sea Rider 2 Lanal Batam berhasil mengamankan kapal penyelundup tersebut. Setelah dilakukan pengembangan bersama Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kepri, pihaknya berhasil mengamankan satu orang tersangka lainnya yang berinisial W (36).

“W yang merupakan kakak kandung pengendara Speed Pancung, dari tersangka W berhasil diamankan uang tunai sebesar Rp 40 juta,” jelasnya.

Adapun barang bukti yang berhasil diamanakan 4,9 kg narkoba jenis sabu yang dibungkus dengan plastik teh cina. Kemudian uang tunai sebesar Rp 40 juta dan 1 unit Speed Pancung.

Sedangkan dari pengakuan kedua tersangka, penyelundupan barang haram tersebut sudah 8 kali dilakukan sejak bulan Juni 2018 lalu. Barang haram tersebut didapat kedua tersangka dari Pasir Gudang, Malaysia.

Kedua tersangka mendapatkan upah sebesar, L selaku kurir diberikan upah sebesar Rp 2,5 juta untuk 1 kg sabu, sedangkan untuk W diberikan upah sebesar Rp 7,5 juta per kg.

Selanjutnya, kasus ini akan akan dikembangkan oleh BNNP Kepri. (elin)

Komentar Anda



FANINDO
DEWAN PERS WARTAKEPRI

PEMPROV KEPRI
DPRD BATAM
PEMKO BATAM
DPRD ANAMBAS
PEMKAB ANAMBAS
PEMKAB BINTAN
DPRD KARIMUN
PEMKAB KARIMUN
DPRD LINGGA
PEMKAB LINGGA