Home Natuna Akhirnya Karnain Nelayan Midai Selamat Dari Arus Gelombang Laut Natuna Utara

Akhirnya Karnain Nelayan Midai Selamat Dari Arus Gelombang Laut Natuna Utara

Banner DPRD Batam 2026

WhasApp

WARTAKEPRI.CO.ID, NATUNA – Akhirnya Karnain bapak tua pakai Baju kaos Merah Putih  merupakan seorang nelayan di Kecamatan Midai Kabupaten Natuna Provinsi Kepri, sempat dinyatakan hilang saat melaut dilepas pantai Laut Natuna Utara sejak Sabtu 2 Maret lalu, berhasil ditemukan tim SAR gabungan Posal Midai. Minggu 3 Maret 2019.

Komandan Lanal Ranai Kolonel Laut (P) Harry Setyawan, sebelumnya menerima laporan dari nelayan bernama Romiyati, mengenai adanya kapal nelayan tradisional dari Midai belum kembali dengan data-data, Nama Nelayan. Karmain (50), warga Tanjung Selamat Kelurahan Sabang Barat, Kecamatan Midai.

Setelah mendapat laporan dari Masyarakat nelayan, Danlanal Ranai langsung memerintahkan Pjs, Danposal Midai Serma SAA Tri Sujatmiko untuk melaksanakan SAR dan berkoorsinasi dengan Organisasi Nelayan Midai serta memberikan info kepada nelayan akan berangkat melaut dan menanyakan kepada nelayan yang baru pulang melaut.

Pukul 15.15 WIB Pjs, Danposal beserta tiga personil Posal Midai dan masyarakat nelayan melaksanakan SAR diperairan Midai dimana tempat Karnaim mencari ikan.

Unsur yang terlibat SAR yaitu 1 Sea Rider 02 TNI AL Midai dan 2 perahu nelayan Midai.

Setelah malakukan pencarian, akhirnya Sdr. Karnain berhasil ditemukan pada kordinat 03 01 7 U – 107 55 667 T.

Perahu  Karnain di gandeng oleh KM. Anugerah sementara Karnain mengenakan baju merah putih dibawa menggunakan Sea Rider 02 Pos TNI AL Midai. Pukul 17.30 WIB tiba di Pelabuhan Rakyat Midai dan disambut oleh pihak keluarga.

Karnain yang sebelumnya dinyatakan hilang oleh pihak keluarga, akhirnya dapat ditemukan dalam keadaan selamat oleh Tim SAR gabungan antara Pos TNI AL Midai dan Organisasi Masyarakat Nelayan Midai.

“Kita patut bersyukur bahwa saudara Karnain, dapat kita temukan dalam keadaan selamat dan sehat,”ungkap Danlanal Kepada Wartakepri.co.id (3/3/2019).

Lebih lanjut Harry menghimbau kepada masyarakat nelayan yang mencari ikan di lautan lepas, penting untuk mereka ketahui apa saja yang diperlukan untuk menjaga keselamatan diri saat berada di laut.

“Keselamatan penumpang dan awak kapal merupakan prioritas utama dalam berlayar dilaut. Diperlukan skill, pengetahuan serta alat keselamatan yang layak dan alat komunikasi yang harus ada diatas kapal, kita terus berupaya semaksimal mungkin untuk kordinasi,” tuturnya.

Sambung Perwira Melati Tiga itu mengatakan, ketika melaut agar mempersiapkan segala sesuatunya, “Ketika Cuaca ekstrim Para nelayan sangatlah rentan mengalami kecelakaan di laut, Apalagi gelombang tinggi serta angin kencang akan memperbesar resiko nelayan mengalami laka laut,” ujarnya.

Namun lanjut dia, dengan mengerti tentang keselamatan dalam berlayar secara benar maka kecelakaan laut dapat diminimalisir. (Rky,Hms)

Google News WartaKepri Banner DPRD Batam 2026