WARTAKEPRI.co.id, BATAM – Puluhan ribu warga Kota Batam berbondong-bondong datang untuk menghadiri kampanye akbar di Lapangan Temenggung Abdul Jamal, Sabtu sore (06/04/2019).
Walaupun teriak matahari tidak memadamkan semangat dan niat puluhan ribu warga Kota Batam. Kedatangan Jokowi bagaikan payung bagi warga Kota Batam.
Jokowi tiba di Lapangan Temenggung Abdul Jamal pada pukul 16.00 wib dan mendapatkan sambutan warga Batam.
Dalam kampanyenya Capres 01, Jokowi mengatakan akan memberikan kartu-kartu sakti kepada rakyat Indonesia nantinya.
Ada beberapa jenis kartu sakti yang akan didapatkan rakyat Indonesia jika nantinya terpilih kembali diantaranya:
1. Kartu Indonesia Pintar (KIP) dengan kartu itu maka akan tercipta banyak anak bangsa yang cerdas karena bisa merasakan perkuliahan hingga menjadi sarjana.
2. Kartu Pra Kerja, dengan kartu tersebut anak-anak bangsa yang baru tamat SMA/SMK ataupun dipecat akan mendapatkan kartu Pra Kerja sehingga nantinya dapat menambah kemampuan (skill). Maka dapat dipastikan dengan kartu tersebut pengangguran semakin berkurang.
3. Kartu sembako murah, dengan kartu tersebut dapat membantu rakyat Indonesia untuk memenuhi kebutuhan hidup.
Jokowi menegaskan jika terpilih nantinya Ketiga kartu sakti akan dikeluarkan pada tahun 2020 nantinya.
“Mohon dukungan dan pilihlah Pasangan Calon Presiden dan Wakil Presiden 01, Jokowi – Ma’ruf Amin supaya seluruh kartu sakti tersebut dapat dirasakan rakyat di nusantara,” kata Jokowi saat melakukan kampanye terbuka.
Jokowi meminta warga Batam yang hadir untuk mencoblos pasangan calon Presiden dan Wakil Presiden 01, Jokowi – Ma’ruf Amin.
Seorang warga Tanjung Uncang, Reni mengatakan sangat senang dengan kehadiran Jokowi di Kota Batam.
“Mulai pukul 10.00 wib sudah tiba demi menyaksikan langsung Bapak Presiden Indonesia, Joko Widodo,” ucap Reni.
Reni percaya bahwa Jokowi tetap menjadi Presiden Indonesia untuk periode kedua.
“Jokowi merupakan orang baik, jujur dan tidak pernah diterpa isu yang buruk. Maka pantas Jokowi untuk melanjutkan tugas sebagai Presiden Indonesia,” tutup Reni. (Joni Pandiangan)






























