WARTAKEPRI.co.id, BATAM – Kecelakaan lalulintas terjadi di ruas jalan utama menunju Bandara Hang Nadim Batam, Kamis (27/6/2019), siang pukul 11.12 WIB. Kejadian bermula saat mobil Mazda BP 97 GM warna putih malaju dari simpang Bundara Bandara hendak menuju ke Batu Besar.

Sejumlah Saksi mata mengatakan, sebuah mobil Mazda melaju dari arah Bundaran Simpang Bandara menuju Batu besar. Setiba di depan Perumahan Villla Pesona Asri sebuah sedan warna putih keluar dan lansung mengambil jalur kanan sehinga nyaris terjadi tabrakan.
Pengendara mobil BP 97 GM, berupaya banting stir ke kiri, dan menginjak pedal Rem kemudian slip, sehingga oleng dan berputar di aspal sampai akhir nya terhempas ke semak semak. Sementara sedan penyebab kecelakaan tersebut tetap melaju meninggalkan korban.
Dari pantauan awak media, Mobil jenis City Car merk mazda BP 97 GM tersebut rusak parah, dinding penyok dan kaca samping pecah setelah menghantan pepohonan di pinggir jalan.
Sementara korban bernama Zaki sendirian di dalam mobil tersebut, mengalami luka ringan bagian lengan akibat serpihan kaca yang pecah Saat keluar dari mobil, Zaki langsung menghubungi keluarga nya dengan menggunakan HP.
Selang lima menit setelah kejadian, Patroli Satlantas Polda Kepri (PJR) tiba di lokasi kejadian dan langsung menghampiri korban serta mengatur lalulintas agar tidak terjadi kemacetan akibat kecelakaan.
Brigadir David menghimbau masyarakat jika melewati persimpangan ini, lebih berhati-hati karena rawan kecelakan
” Harus berhati hati bila keluar dari arah perumahan tersebut, dan bagi pengemudi jalan di jalur lurussupaya dapat mengurangi laju kendraan nya. Atas Kejadian ini akan kita serahkan ke unit lakalantas tutup nya.
Lakalantas Jalan Utama Depan Perum Cendana
Sebelumnya, pada hari Minggu 23 Juni 2019, WartaKepri juga menyaksikan kecelakaan terjadi terhadap mobil jenis Honda minibus terjadi di jalan raya utama setelah Simpang lampu merah KDA menunju jalan Bandara Hang Nadim depan perumahan Cendana Batam Centre. Kejadian ini menyebabkan perlambatan dan macet pada jalur jalan, karena banyak pengendara lewat berhenti dan ingin menyaksikan kondisi kecelakaan, (amr/ded)
Sumber : Dedy Suwadha






























