Bupati Natuna Hadir Launcing Lomba Membangun Paket Tematik Desa Wisata

160
Bupati Natuna Hadir Louncing Lomba Membangun Paket Tematik Desa Wisata

WARTAKEPRI.CO.ID, NATUNA – Bupati Natuna H.Hamid Rizal menghadiri Festival Desa Wisata Nusantara yang dirangkaikan dengan Lounching Lomba Membangun Paket Tematik Desa Wisata dan Content Creator Desa, Selasa (13/08/2019) yang diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Republik Indonesia tersebut dilaksankan di Hotel Grand Sahid Jaya Jakarta.

Kegiatan yang dirangkaikan dengan Lounching Lomba Membangun Paket Tematik Desa Sisata dan Content Creator Desa tersebut di hadiri oleh seluruh Gubernur, Bupati dan Walikota se-Indonesia.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Natuna didampingi Kepala Dinas Pariwisata dan kebudayaan serta Plt. Kepala Dinas Pemerintahan dan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa Kabupaten Natuna.

 

PKPONLINE PKP DREAMLAND

Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Menteri Pemerintahan Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi RI, Eko Putro Sanjoyo.

dimana dalam sambutannya menerangkan bahwa sejauh ini pihak kementerian telah berhasil mengentaskan 6000 desa tertinggal dan transmigrasi melalui program kerja yang melibatkan beberapa kementerian.

“Kegiatan ini sangat penting bagi Daerah, untuk menjadi pemicu Desa Wisata secara aktif melaksanakan fungsinya sebagai pendorong masyarakat dalam memantapkan sadar Wisata dan Sapta Pesona,” ungkap Hamid Rizal.

Bupati Natuna juga menyampaikan Desa Wisata merupakan inovasi Desa yang harus mampu mewujudkan Sapta Pesona Wisata yang ada di Daerah menjadi lebih baik, karena Desa Wisata sangat menunjang daerah terutama dalam peningkatan perekonomian masyarakat.

Diantaranya Kementerian BUMN, Kementerian Pariwisata, Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Perhubungan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Kementerian Kesehatan, Kementerian PURP, Kementerian Pertanian dan Perdagangan, melalui kontribusi dalam bentuk dana desa yang disalurkan diseluruh desa di Indonesia.

Sedangkan 90 persen pemerintahan desa saat ini sedang gencar mengembangkan potensi pariwisata dengan menggunakan dana desa tersebut dan sejauh ini dirasa sangat berhasil dalam upaya pemberdayaan masyarakat serta meningkatkan kesejahteraan.

Selain itu, sampai pada tahun 2019 triwulan pertama, berkat kerjasama seluruh kementerian terkait diatas, telah berhasil mewujudkan hampir 2700 desa mandiri yang saat ini mampu menjadikan potensi desa menjadi sumber pendapatan dan belanja pembangunan.

Hal ini tidak terlepas pula dari peran serta dan kepedulian pemerintah daerah yang terus berupaya mendukung program kerja Kementerian Pemerintahan Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, melalui sinergi program yang saling mendukung hal tersebut.

Selain itu, Eko Sanjoyo juga menjelaskan bahwa selama 4 tahun terakhir pemerintah telah menyalurkan dana desa sebesar 257 Triliun. Mengingat program percepatan pembangunan pedesaan dirasa cukup berhasil, pemerintah berencana akan meningkatkan alokasi anggaran tersebut menjadi 400 triliun setiap tahunnnya, dengan harapan dapat lebih memacu percepatan pembangunan dan pertumbuhan ekonomi masyarakat desa.

Dirjen Pemerintahan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa Kementerian Pemerintahan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi,

Taufiq Madjid ketika itu juga memaparkan bahwa dari dana desa yang digulirkan selama ini, tercatat 1214 desa yang berhasil mengembangkan sector pariwisata.

Pada tahun 2018 angka tersebut meningkat menjadi 1785 desa dan terakhir pada tahun 2019 semester pertama meningkat menjadi 2765 desa yang menggunakan dana desa untuk mendukung pengembangan desa wisata. (Rky)

Komentar Anda

Polling Bakal Pasangan Calon Gubernur Kepri Periode Agustus 2020 versi WartaKepri.co.id

DEWAN PERS WARTAKEPRI FANINDO