Makam Khairunnisa, Mayat yang Ditemukan Hanya Kerangka Kembali Dibongkar Oleh DVI Polda Kepri

104

WARTAKEPRI.CO.ID, Karimun – Makam Khairunisa (15) yang kerangkanya ditemukan oleh Intan (40) warga lubuk Semut RT/RW 03/02 kecamatan Karimun dibelakang hotel ecotel karimun pada jum’at pagi pukul 07.00 WIB (25/10/2019) lalu, akhirnya di bongkar oleh Tim disaster victim Identification (DVI) Polda Kepri, pada selasa (26/11/2019), di tempat pemakaman umum (TPU) Teluk air Karimun.

Tim DIV Biddokkes Polda Kepri, yang dipimpin langsung oleh Iptu dr. Leonardo, Sp.F beserta tiga orang anggota lainnya dari ahli patologi forensik, sesampainya di TPU, dimana Khairunnisa dimakamkan langsung dilakukan Autopsi dengan pengawalan ketat dari Polres Karimun, yang disaksikan warga sekitar yang penasaran ingin mengetahuinya.

Seusai dilakukan Autopsi yang berlangsung selama tiga jam tersebut, Ketua Tim Dari Biddokkes Polda Kepri, Iptu dr. Leonardo, Sp.F, menuturkan bahwa tahap awal kita akan lakukan penggalian makan, autopsi serta dilakukan identifikasi.

“Selanjutnya nanti akan di olah oleh tim waktunya semakin cepat semakin baik, kurang lebih hasil kesimpulannya satu bulan kedepan”, pungkasnya.

Lebih dalam, Leo menjelaskan bahwa pada proses autopsi ini juga dilakukan Deoxyribose nucleic acid (DNA).

PKPONLINE PKP DREAMLAND

“Apapun yang kita temukan pasti akan kembangkan, termasuk setelah ini kita akan dalami awal TKP ditemukannya kerangka ini”, katanya.

Sementara itu, pada kesempatan yang sama, Kasat Reskrim Polres Karimun, AKP. Herie Pramono menjelaksan pembongkaran makam ini selain karena permintaan dari pada pihak keluarga sendiri, juga sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Sampai saat ini, kami masih menunggu hasil dari Tim Dokkes Polda Kepri. Jika hasilnya sudah dapat, maka nanti akan segera dilakukan gelar perkara dan kami akan sampaikan.

“Pembongkaran makam Khairunnisa bagian dari pemeriksaan metode antropologi, tim Biddokkes Polda Kepri membutuhkan untuk pemeriksaan DNA akan dilakukan untuk pembanding tulang dan tengkorak yang sudah dilakukan secara metode antropologi, dan untuk indikasi kami masih menunggu hasil yang dilakukan oleh tim Biddokes Polda Kepri,” terangnya.

Orang tua Korban, Herianto (43) meminta semoga ini tidak sia-sia dengan besar harapan keluarga jika memang pembunuhan akan segera terungkap dan pelakunya segera di tangkap dan diberikan hukuman yang setimpal.

“Gelar autopsi ini memang permintaan dari pihak keluarga, dan kami serahkan sepenuhnya kepada pihak yang berwajib,” pinta pria yang memiliki tiga putri ini.(*)

Kiriman Aziz Maulana

Komentar Anda

BBK MURAH FANINDO DEWAN PERS WARTAKEPRI