Ustaz Haikal Hassan Sambut Massa Reuni 212 di Monas dengan Pantun Nyinyir Pada Sakit Hati

670

WARTAKEPRI.co.id, JAKARTA – Ustaz Haikal Hassan menyambut para massa reuni 212 yang hadir di Monas. Dalam sambutannya, dia menyebut banyak masyarakat yang menjelek-jelekkan kegiatan ini. Dia pun ‘menghadiahi’ dengan pantun soal 212.

“Ini banyak banget yang nyinyir. Di sosial media kita dikata-katain, dijelekin, difitnah-fitnahin. Kita kasih hadiah untuk mereka semua,” kata Haikal Hasan di atas panggung Reuni 212, Monas, Jakarta Pusat, Senin (2/12/2019).

“Makan semangka nggak pakai biji. Biji ditanam eh numbuh lagi. Yang nyinyir pada sakit hati. 212 berjaya lagi,” sambungnya.

Honda Capella

Dia juga berpantun untuk menyapa para massa reuni 212. Haikal mengajak para massa untuk berselawat. “Bangun pagi pergi sekolah, pakai seragam panjang sebelah. Puji syukur ke hadirat Allah, dengan mengucap alhamdulillah,” ucap Haikal.

“Cari ikan di siang hari, ikan dimakan di hari Jumat. Salam selawat kepada Nabi, allahuma sholi ala sayyidina Muhammad,” sambungnya.

Haikal juga menyapa para kaum perempuan yang hadir di kegiatan ini. Dia kembali berpantun untuk mereka. “Emak-emak kelewat banyak, sekali makan berkali-kali. Seluruh guru yang saya hormati yang banyak ini serta hadirin yang saya hormati,” tutur Haikal.

Haikal lalu berpantun mengenai kehadiran massa di Monas. Dalam pantunnya, dia menyebut hal ini dapat menyelamatkan para massa bagi kehidupan dunia dan akhiratnya.

“Orang Tanah Abang datangnya lompat, datang melompat kaki diiket. Penuhi Monas dengan selawat agar selamat dunia akhirat,” ucapnya.

Turunkan 9.239 personel TNI-Polri

Sebelumnya, Pihak kepolisian memperkirakan kegiatan Reuni 212 yang akan digelar pada Senin, 2 Desember 2019, dihadiri oleh massa dari wilayah Jakarta dan sekitarnya.

“Tidak ada peserta dari luar kota, paling luar kotanya dari sekitar Jakarta saja, seperti Tangerang,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus di Jakarta, Minggu (1/12/2019).

Yusri mengatakan pihak kepolisian sudah berkoordinasi dengan panitia pelaksana untuk menjamin kegiatan Reuni 212 berjalan dengan damai. ” Hasil koordinasi kami dengan panitia, kita sudah sepakat semuanya bahwa pelaksanaan kegiatan ini harus berjalan dengan damai, tanpa ada sesuatu apapun. Insya Allah sampai pada pagi hari nanti kegiatan ini akan berjalan dengan baik,” tuturnya.

Untuk menjamin agar kegiatan tersebut berjalan dengan lancar, aman, dan tertib, kata dia, sebanyak 9.239 personel gabungan TNI-Polri telah disiapkan untuk mengamankan jalannya kegiatan Reuni 212.

“Jumlah kekuatan 9.239 personel TNI-Polri kita persiapkan. Dari personel ini nanti akan menempati 7 sektor yang sudah kita petakan,” ujar Yusri.

Pada kesempatan yang sama Wakapolda Metro Jaya Brigjen Wahyu Hadiningrat mengingatkan kepada seluruh petugas yang diturunkan untuk mengamankan Reuni 212 dengan tidak membawa senjata.

“Seperti biasa saya ingatkan tidak ada yang menggunakan senjata tajam, sudah dicek masing- masing komandannya. Semuanya laksanakan dengan simpatik dan humanis,” ujarnya.

Wahyu juga meminta seluruh petugas keamanan membantu masyarakat yang hadir dalam kegiatan ini karena ada kemungkinan massa yang datang namun tidak mengetahui letak kegiatan.

“Dalam kegiatan ini saya minta rekan-rekan sekalian membantu masyarakat yang akan melaksanakan kegiatan, di mana nanti yang akan datang tidak semua paham atau tahu di mana letak kegiatan. Untuk itu yang bertugas di sekeliling area ini mengarahkan, karena pintu masuknya ada tiga mulai dari Istiqlal, Gambir, dan Kedutaan Amerika. begitu juga saat kembalinya, tolong diarahkan,” ujarnya.

Kegiatan Reuni 212 rencananya akan dimulai pada Senin, 2 Desember 2019, pukul 02.00 WIB hingga pukul 08.00 WIB.(*)

Sumber : Detik/Antara

FANINDO