WARTAKEPRI.CO.ID, ANAMBAS – Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Anambas pada Kamis akan menggelar audensi dengan DPRD Anambas terkait nelayan Anambas menolak masuknya nelayan pantura yg menggunakan cantrang (jaring) kewilayah laut Natuna dan Anambas.
Ketua DPC Anambas, M. Yusuf mengatakan, pihaknya akan melakukan penolakan terhadap akan datangnya kapal nelayan pantura yang menggunakan cantrang, karena ini dapat merugikan nelayan Natuna dan Anambas karena dapat merusak ekosistim.
“Kita sebenarnya tidak menolak kalau mereka ingin menangkap ikan, tetapi jangan menggunakan cantrang. Itukan merusak ekosistim laut, kalau pakai pancing ulur seperti nelayan daerah kami pun tidak akan menolak,” ungkapnya, Rabu(4/2/2020) saat dihubungi wartawan Warta Kepri melalui watshap.
Harapannya, pihak dprd dan pemkab anambas saling mendukung penolakan ini. Karena sangat-sangat merugikan nelayan natuna dan nelayan anambas.
” Terkait penolakan tersebut nanti kita akan kerja sama dengan hnsi kab lain yg ada di kepri dan nelayan-nelayan yang ada di Kepri,” bebernya.






























