WARTAKEPRI.co.id, ANAMBAS – Kunjungan Kerja (Kunker), Reses dan Dialog H Mayjend TNI Marinir (Purn) Sturman Panjaitan (Anggota DPR RI Dapil Kepri Fraksi PDI-P) bersama Masyarakat Kabupaten Kepulauan Anambas, yang dilaksanakan di Aula Siantanur Tarempa Kecamatan Siantan Kabupaten Kepulauan Anambas, Kamis (12/3/2020).
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Mayjend TNI Marinir (Purn) Sturman Panjaitan (Anggota DPR RI Dapil Kepri Fraksi PDI-P), Wan Zuhendra (Wakil Bupati KKA), Syamsil Umri (Wakil Ketua I DPRD KKA), Fahri Hidayat (Anggota DPRD KKA Fraksi Nasdem), Yusli YS (Anggota DPRD KKA Fraksi PDI-P), Hartono (Anggota DPRD KKA fraksi PDI-P) Letkol Laut (P) Nur Rochmad Ibrahim (Danlanal Tarempa), Buskardi Kasatintelkam Polres Kepulauan, Andi Agrial (Kaban Kesbangpol KKA), Effie Sjuhairi (Kadis Perikanan Pertanian dan Pangan KKA), Herianto (Kadis Kesehatan KKA), Khairul Anwar (Kadis PUPR KKA), Sapparudin (Ketua LAM KKA), Jefrizal (Kadis Kominfo KKA), Perwakilan Parpol, Ormas dan Tomas se-Kab. Kep. Anambas diikuti sekitar 100 orang.
Wan Zuhendra Wakil Bupati KKA dalam sambutannya mengatakan bahwa Kegiatan hari ini merupakan suatu wadah bertujuan untuk mendengarkan apa yang menjadi aspirasi bagi Masyarakat Kabupaten Kepulauan Anambas. Untuk diketahui bersama Kepulauan Anambas merupakan wilayah konservasi yang mana memiliki banyak tempat pariwisata yang strategis yang harus menjadi perhatian khusus kepada pemerintah Pusat.
” Kami selaku Pemda Anambas berharap saran dan aspirasi dari Anambas bisa menjadi gambaran untuk bisa lebih maju dan bisa mendukung kemajuan Anambas. Kami juga berharap agar masyarakat bisa memberikan masukan-masukan kepada perwakilan rakyat di pusat yakni bapak Mayjend TNI Marinir (Purn) Sturman Panjaitan,” harapan Wan Zuhendra.
Mayjend TNI Marinir (Purn) Sturman Panjaitan (Anggota DPR RI Dapil Kepri Fraksi PDI-P) dalam sambutannya mengatakan bahwa Tujuan adanya kegiatan ini ialah untuk menyaring aspirasi dari Masyarakat Kabupaten Kepulauan Anambas yang mana aspirasi tersebut akan menjadi modal penting untuk kami tindaklanjuti ke jenjang lebih tinggi.
Kegiatan reses ini adalah kerja nyata seorang anggota dewan terpilih menjadi anggota DPR RI dari Dapil Kepri dengan berada di Komisi I, meliputi Kementerian Pertahanan (Kemhan), Kementerian Luar Negeri (Kemlu), Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo), Panglima TNI/Mabes TNI AD, AL, dan AU. Badan Intelijen Negara (BIN), Lembaga Sandi Negara (Lemsaneg), Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas), Dewan Ketahanan Nasional (Wantannas), Komisi Penyiaran Indonesia (KPI), Komisi Informasi Pusat (KI Pusat), Lembaga Penyiaran Publik Televisi Republik Indonesia (LPP TVRI), Lembaga Penyiaran Publik Radio Republik Indonesia (LPP RRI), Dewan Pers, Perum LKBN Antara, dan Lembaga Sensor Film (LSF)
Manfaat reses ini adalah menyelesaikan permasalah yang ada di daerah yang tidak bisa diselesaikan oleh daerah, provinsi makanya nantinya akan dibawa ke tingkat pusat, pemerintah harus memberikan kenyamanan kepada masyarakat salah satunya dengan memberikan pengetahuan yang luas kepada masyarakat dan menampung segala aspirasi masyarakat untuk ditindaklanjuti.
Fadil Hasan.SH (Tokoh Masyarakat/Badan Perencanaan)* mengatakan bahwa masalah penguatan bidang pertahanan di laut perairan Anambas-Natuna, wajib ditingkatkan mengingat karena banyak potensi konflik di laut besar ini apalagi adanya klaim sepihak oleh RRC di laut Natuna Utara.
Sementara itu Jefrizal Kadis Kominfo juga mengatakan bahwa kami pemerintah daerah berharap pemerintah pusat dapat membangun tower telekomunikasi dan peningkatan jaringan di Pulau Jemaja yang terdiri dari Jemaja Barat, Jemaja Timur dan Jemaja, serta di pulau pulau yang belum terjangkau oleh Signal, mengingat Kabupaten Kepulauan Anambas merupakan wilayah Konservasi yang memiliki lokasi Pariwisata yang strategis.
Arfandi Perwakilan Pemuda Pancasila mengatakan bahwa berhubungan wilayah Anambas dan Natuna masih meninggalkan persoalan-persoalan menyikapi dana bagi hasil dan blok migas terkait Anambas atau Natuna, karena selama ini Anambas-Natuna ketergantungan dengan dana bagi hasil ini.
Sementara itu, Sturman Panjaitan mengatakan bahwa dirinya bersama dengan Komisi I dalam menyikapi penguatan bidang pertahanan di laut perairan Anambas-Natuna telah bersinergis dengan Lanal dan Pemerintah Daerah dengan terus meningkatkan patrol laut dengan adanya KAL Baruk dan KAL Pulau Siantan.
“Apabila nanti tidak cukup akan kami usulkan ke Pusat untuk ditambah lagi mengingat menghadapi gelombang musim utara,” terang Sturman.
Pemerintah pusat dapat membangun tower dan peningkatan jaringan dengan jatah dirinya sebanyak 25 titik untuk wilayah Anambas dan Natuna. Nantinya dari 25 titik inilah kita bagi dengan akan saya minta ke Dinas Kominfo Anambas untuk mendata wilayah mana yang tidak mendapat jaringan atau tidak ada jaringan untuk kita bangun.
Permasalahan menyikapi dana bagi hasil dan blok migas terkait Anambas atau Natuna sudah dari dahulu dibahas, jikalau kita wilayah Anambas dan Natuna tetap ngotot terkait hal ini, maka nantinya kita sama-sama merugi. Karena Natuna dan Anambas tidak memiliki kewenangan, dengan kita ketahui bersama ini kebijakan pusat maka dana bagi hasil berbanding 65 : 35 karena wilayah pengeboran migas 12 mil dari pulau terluar kita, dengan demikian, 35 ini lah untuk Kab. Natuna dan Anambas bagi hasil.
Kunjungan Mayjend TNI (Purn) Sturman Panjaitan di wilayah Kabupaten Kepulauan Anambas dalam rangka reses dirinya sebagai DPR RI dengan tujuan menampung aspirasi dan merupakan kewajiban bagi pimpinan dan anggota DPR dalam rangka menjaring aspirasi masyarakat secara berkala untuk bertemu konstituen pada Daerah Pemilihan (Dapil) masing-masing guna meningkatkan kualitas, produktivitas, dan kinerja DPR dalam mewujudkan keadilan dan kesejahteraan rakyat, serta guna mewujudkan peran DPR dalam mengembangkan check and balances antara DPR dan Pemerintah Daerah maupun masyarakat Kabupaten Kepulauan Anambas. (Rama).






























