Pemda Anambas Fokus Melakukan Pengawasan Terhadap 600 Orang Yang Datang Dari Luar Daerah

400
WartaKepri - Bupati Anambas
WartaKepri - Bupati Anambas

Wartakepri.co.id, Anambas – Abdul Haris SH Bupati Kabupaten Kepulauan Anambas pimpin langsung kegiatan monitoring dan pemantauan posko kesiapan dan persiapan Tim Gugus Tugas Penanggulangan Covid-19 tingkat Kecamatan, Kelurahan dan Desa se Kecamatan Jemaja, Sabtu(4/4/2020).

Monitoring dan pemantauan tersebut di dampingi oleh Sahtiar. SH. MM (Sekda KKA)  sekaligus Tim Gugus Tugas Penanggulangan Covid-19 Kabupaten Kepulauan Anambas, dan di hadiri oleh (Camat Jemaja) Abdullah Sani, AKP Feri Kuswanto (Kapolsek Jemaja), Kapten Chb Dedek (Danramil 04 Letung), Letda Laut (P) A. Rochman (Danposal Jemaja), (Kades Batu Berapit) Umar Lisman (Kades Air Biru) Badri, (Kepala Puskesmas Letung) Budi.

Rapat tersebut berlangsung di Aula Rapat Kantor Camat Jemaja, bersama tim Gugus Tugas Kecamatan Jemaja, hal hal yang dibahas antaranya adalah Abdul Haris SH selaku Bupati Anambas memberikan himbauan dan edukasi kepada masyarakat dan pemerintah kecamatan, kelurahan dan desa se kecamatan Jemaja, tentang bahayanya wabah virus Covid-19, maka dari itu kita diwajibkan untuk terus waspada dan ikhtiar kepada Allah SWT, Tuhan yang maha Esa.

Rapat tersebut juga memberikan bantuan kepada Tim Gugus Tugas Penanggulangan Covid-19 tingkat Kecamatan Jemaja, antaranya adalah Masker 2 boxs, Handsanitazer 60 ml 10 botol , Handsanitazer 5 liter 1 gerigen.

“kita bersatu padu untuk melawan Covid-19, dengan cara berdiam diri di rumah dan menjaga jarak serta selalu berprilaku hidup sehat, serta mematuhi peraturan pemerintah yang sudah di keluarkan, maka insyaallah kita terbebas dari Covid-19, dan kami Pemerintah Daerah sedang fokus melakukan pengawasan terhadap 600 orang yang datang dari luar daerah, ada juga yang datangnya dari zona merah dan berbagai daerah, mari kita fokuskan pengawasan jangan sampai benteng pertahanan kita jebol oleh Covid-19” tuturnya.

Diterangkannya, pihaknya bersama DPRD juga sudah melaksanakan rapat tertutup beberapa waktu lalu membahas tentang usulan pengurangan akses jalur masuk kepada PT. Pelni dan pihak maskapai penerbangan untuk sementara waktu,  agar tidak melakukan kegiatannya yang melayani warga Anambas. Semoga hal itu, bisa mengurangi dan menghambat perkembangan dan penyebaran Covid-19 di Wilayah Anambas.

Disebutkanya juga, namun kapal yang mengangkut barang kebutuhan warga anambas tidak dilarang masuk ke Anambas, ini untuk penumpang saja. Mengenai Kapal Penumpang pihak pemerintahan Anambas sudah surati, Pemda Anambas  minta agar tidak beroperasi dan menyinggahi Anambas dalam waktu yang belum ditentukan. Begitu juga dengan pesawat, pihaknya minta satu minggu satu kali penerbangan, mengapa demikian, ini mengantisipasi terjadinya warga kita yang sakit membutuhkan transortasi untuk melakukan rujukan, hal itulah yang menjadi pertimbangan Pemda Anambas, begitu juga dengan pengawasannya sangat mudah kalau pesawat.

“Kita saat ini kesulitan untuk mengawasi Penumpang kapal,”bebernya, ditambahkannya juga,” Saya berharap dan menghimbau kepada seluruh masyarakat Anambas agar tetap dirumah, sering berolahraga, lakukan berjemur diri dan makan makanan yang banyak mengandung Vitamin, serta tidak panik, dan yang terakhir tetap lakukan Dzikir bersama di Masjid meminta kepada Allah SWT, ibarat kalau bahasa Anambasnya Doa Tolak Bala agar Anambas terbebas dari Covid-19.”(Rama)

DEWAN PERS WARTAKEPRI FANINDO PEMKO BATAM Combo Sakti Telkomsel