WARTAKEPRI.co.id, KARIMUN – Tiga orang kembali dinyatakan positif Coronavirus Disease (COVID-19), berdasarkan hasil tes sampel melalui Polymerase chain reaction (PCR).
Ketiga orang yang terpapar Corona dari seorang pria berusia 90 tahun yang dinyatakan positif Covid-19 pada Kamis (23/4/2020) lalu, tidak lain merupakan keluarganya sendiri, warga Sungai Lakam, Kecamatan Karimun, Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau.
“Ketiga orang yang terpapar oleh keluarnya sendiri ini, yaitu anaknya SM (47), menantu M (50), serta cucu perempuan S (15). Keempat pasien ini, yang sebelumnya dirawat di Puskesmas Meral Barat, kemudian dipindahkan ke RSUD MH. Sani, Karimun,” terang Kepala dinas Kesehatan Kabupaten Karimun Rachmadi, saat dikonfirmasi Selasa (28/4/2020).
Dirinya mengatakan, seluruh keluarganya yang terkontak erat sudah dilakukan pressing, termasuk dilakukannya Rapid test.
“Jadi hingga kini total keseluruhan terdapat 32 orang, termasuk yang rekan kerjanya, Alhmdulillah hasilnya negatif,” ujarnya.
Lebih dalam Rachmadi menjelaskan ketiga orang terpapar positif Corona berdasarkan dari hasil tes sampel melalui Polymerase chain reaction (PCR).
“Untuk menentukan kesembuhannya, berturut-turut dilakukan pengecekan dilaboratorium melalui PCR selama tiga kali, apabila sudah dinyatakan negatif maka pasien tersebut telah dinyatakan sembuh,” katanya.
Menurut Rachmadi, hingga saat ini orang tua pasien sendiri kondisinya sudah mulai membaik, meskipun hasil dari tesnya belum keluar.
“Belum dapat memastikan, berharap tiga hingga empat hari kedepan akan segera keluar hasilnya, karena antriannya tidak begitu banyak,” pungkasnya.
Rachmadi terus mengimbau sekaligus meminta kerjasamanya kepada seluruh masyarakat Kabupaten Karimun, agar selalu menjaga Kesehatan sekaligus mematuhi dan mengindahkan terkait pencegahan Covid-19 dari Pemerintah Daerah, dalam hal ini tim gugus tugas P2 Covid-19 Kabupaten Karimun.
“Masih banyaknya warga masyarakat yang tidak menghiraukan imbauan-inbauan dari Pemerintah, dengan tidak memakai masker, masih berkerumun ditempat-tempat keramaian,” pungkasnya.
Disingung mengenai ketersedian alat pelindung diri (APD) yang diperuntukkan khusus bagi para petugas kesehatan di RSUD HM Sani, dirinya mengutarakan hingga saat ini masih mencukupi, berupa alat kesehatan yang melindungi petugas medis dari virus dan bakteri, mencakup sarung tangan, masker bedah, masker n95 dan face shield, kacamata goggle, coverall jumpsuit (baju pelindung), hingga cover sepatu.
“Sekaligus asupan vitamin, Alhmdulillah masih cukup untuk para petugas kesehatan (medis), yang menangani virus yang sudah memasuki bulan ketiga ini melanda wilayah Kabupaten Karimun,” ungkapnya.
Reporter : Aziz Maulana
Video Proses Pemakaman Almarhum H Syahrul Walikota Tanjungpinang































