Gubernur Kepri Terbitkan Protokol Tentang 7 Hal Wajib Diketahui Pengurus Masjid yang Gelar Ibadah Berjamaah

256
Isdianto Gubernur Kepri

WARTAKEPRI.co.id, TANJUNGPINANG – Gubernur Kepulauan Kepri yang juga Ketua Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid19 Kepri, H Isdianto mengeluarkan edaran Protokol Pelaksanaan Ibadah di Masjid pada fase Kelaziman Baru (New Normal). Pelaksanaan ibadah tersebut tentu dengan menerapkan protokol pencegahan covid19 di masjid.

“Pelaksanaan Ibadah secara berjamaah pada Zona Merah dan Zona Kuning, pada prinsipnya pemerintah tetap menganjurkan untuk shalat berjamaah di rumah, namun demikian bagi pengurus dan jamaah masjid yang tetap berkeinginan untuk melaksanakan shalat berjamaah di Masjid, diperkenankan dengan syarat pengawasan ketat dari Pemerintah setempat dalam hal penerapan Protokol Pencegahan Penyebaran COVID-19 di Masjid,” demikian Isdianto dalam edaran tertanggal 26 Mei 2020 itu.

Surat yang ditujukan kepada Bupati dan Walikota sebagai Ketua Tim Gugus Tugas itu, dalam rangka persiapan pelaksanaan adaptasi perubahan pola hidup pada situasi covid19 (New Normal) di Provinsi Kepulauan Riau. Surat itu juga memperhatikan Fatwa MUI Nomor 14 Tahun 2020 tentang Penyelenggaran Ibadah di Saat Wabah Pandemik COVID-19.

Menurut Isdianto, berdasarkan Fatwa MUI dimaksud menyatakan setiap orang wajib melakukan ikhtiar menjaga kesehatan dan menjauhi setiap hal yang dapat menyebabkan terpapar penyakit, karena merupakan bagian dari menjaga tujuan pokok beragama (al-Dharuriyat al-Khams). Dalam edaran itu, Pengurus Masjid wajib memperhatikan dan melaksanakan standar Protokol Pencegahan Penyebaran covid-19 di Masjid.

1. Ada Fasilitas atau sarana cuci tangan pakai sabun.
2. Melakukan pemeriksaan suhu tubuh jamaah
3. Gunakan masker bagi pengurus maupun jamaah.
4. Jamaah diminta membawa sajadah masing-masing.
5. Diminta untuk tidak berjabat tangan dan berpelukan.
6. Jamaah juga dimintakan menerapkan Physical Distancing/Menjaga jarak, minimal 1 lengan antara satu jamaah dengan jamaah lainnya.
7. Surat itu juga menganjurkan dalam ibadah sholat untuk menggunakan ayat-ayat pendek, mempersingkat pelaksanaan khutbah.

PKPONLINE PKP DREAMLAND

Larang untuk Jamaah

Berlaku juga sejumlah larangan-larangan untuk jamaah. Bagi

1. Jamaah yang tidak menggunakan masker tidak diperkenankan untuk berjamaah di masjid.
2. Jamaah yang kurang sehat atau yang memiliki gejala demam, batuk, bersin tidak diperkenankan untuk berjamaah di masjid.

“Jamaah diprioritaskan bagi warga setempat sekitar masjid atau jamaah tetap masjid,” demikian surat bernomor 56/SET-GTC19/V/2020.

Isdianto juga dalam surat tersebut mengimbau kepada seluruh pengurus dan jamaah untuk melaksanakan doa bersama setiap selesai shalat berjamaah agar pandemi covid-19 segera berakhir.

“Bupati/Walikota selaku Ketua Gugus Percepatan Penanganan Covid- 19 Kabupaten/Kota menetapkan jadwal pemberlakuan ibadah berjamaah dimasjid dalam rangka fase New Normal, meningkatkan pembinaan dan pengawasan secara ketat terhadap pelaksanaan Protokol Pencegahan Penyebaran COVID-19 pada kegiatan ibadah berjamaah di Masjid dan dapat menambahkan standar protokol diatas mengikuti situasi dan kondisi di daerah masing-masing,” sebut Isdianto.(maspri)

Sumber : Batamclik
Editor : Dedy Suwadha

Komentar Anda

Polling Bakal Pasangan Calon Gubernur Kepri Periode Agustus 2020 versi WartaKepri.co.id

FANINDO DEWAN PERS WARTAKEPRI BBK MURAH