BP Batam Beberkan Penyebab Banjir dan Longsor di Batam Bukan dari Hujan Buatan

568
BP Batam Beberkan Penyebab Banjir dan Longsor di Batam Bukan dari Hujan Buatan

WARTAKEPRI.co.id, BATAM – Hujan yang terjadi dalam dua hari terakhir di Kota Batam dan puncaknya terjadi sejumlah genangan air di Batam, dipastikan oleh pihak BP Batam bukan bagian dari Modifikasi Cuaca atau hujan buatan. Berikut penjelasan pihak BP Batam, Sabtu 20 Juni 2020.

Foto Arief Nanang

Terkait dengan adanya beberapa kejadian banjir di beberapa titik Kota Batam yang terjadi pada hari ini, 20 Juni 2020, serta adanya dugaan dari masyarakat bahwa kegiatan Teknologi Modifikasi Cuaca (Hujan Buatan) yang sedang dilakukan oleh BP Batam bekerja sama dengan Badan Pengkajian dan Penerepan Teknologi (BPPT) adalah penyebab terjadinya banjir tersebut, bersama ini disampaikan penjelasan sebagai berikut:

1. Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) atau Hujan Buatan tidak menyebabkan banjir di Nagoya, Baloi dan Batuaji. TMC itu mengunci awan yang akan mengarah ke Daerah Tangkapan Air (DTA) waduk dan disemai, sehingga makin deras dan hanya fokus ke DTA waduk.

2. Berdasarkan prakiraan dari BMKG, yaitu bahwa dalam minggu-minggu terakhir Juni ini di wilayah Kepulauan Riau diprediksi akan terjadi peningkatan hujan, dan sejak Jum’at dini hari (tadi malam) memang terjadi hujan secara alami di Kota Batam begitu juga di beberapa wilayah di Kepulauan Riau termasuk di Tanjung Pinang dan Rempang.

3. Perlu kami sampaikan juga bahwa penerapan Teknologi Modifikasi Cuaca untuk mempercepat hujan dilakukan dengan mengunci koordinat di sekitar area Waduk Duriangkang dan Waduk Muka Kuning. Setelah awan yang berada di sekitar koordinat DTA waduk tersebut masuk, lalu dilakukan inisiasi di awan untuk menurunkan hujan di lokasi yang telah ditetapkan. Hal ini dilakukan untuk meningkatkan volume hujan di dalam waduk yang saat ini masih perlu ditambah akibat kemarau berkepanjangan.

4. Selain pengaruh angin, terjadinya hujan di sekitar daerah tangkapan air Waduk Duriangkang dan Waduk Muka Kuning mengakibatkan terbentuknya iklim mikro yang dapat menyebabkan terjadinya hujan dan dan adanya pengaruh angin yang membawanya ke beberapa lokasi yang tidak disasar oleh Tim TMC BPPT.

PKPONLINE PKP DREAMLAND

5. Dengan mengunci koordinat untuk penerapan teknologi modifikasi cuaca diharapkan sasaran jatuhnya hujan sesuai dengan posisi yang diinginkan untuk menambah tinggi muka air waduk untuk kepentingan ketersediaan air seluruh masyarakat Batam dan Kawasan industri. Demikian penjelasan kami.(*)

Kepala Biro Humas Promosi dan Protokol
Badan Pengusahaan Batam

Waduk Turun, BP Batam dan BPPT Sepakat Buat Hujan Buatan Pakai Pesawat Piper Cheyenne II

Komentar Anda

BBK MURAH FANINDO DEWAN PERS WARTAKEPRI