Komisi I DPRD Batam Akan Bentuk Pansus Penyelesaian Soal Alfamart dan Indomaret

447
Utusan Sarumaha DPRD Batam

WARTAKEPRI.co.id, BATAM – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kota Batam menggelar rapat bersama Forum Pengusaha Pribumi Indonesia (FORPPI) Batam dan Pemko Batam di Ruang Rapim DPRD Batam, Senin (22/6/2020). Dalam pembahasan tersebut, DPRD Kota Batam memberikan rapor merah kepada Pemerintah Kota (Pemko) Batam.

Hal itu disampaikan Utusan Sarumaha Anggota Komisi I DPRD Batam. Menurutnya, Pemerintah daerah dinilai sengaja membiarkan Indomaret dan Alfamart menjamur hingga ke pelosok-pelosok Kota Batam.

“Pemko Batam saya menilai gagal dalam menerapkan prinsip kehati-hatian dan telah banyak membunuh pedagang-pedagang kita. Untuk itu komisi I DPRD Batam memberikan rapor merah kepada Pemko Batam karena telah gagal,” kata Anggota Komisi I DPRD Kota Batam Utusan Sarumaha, dalam rapat bersama Pemko Batam di Ruang Rapat Pimpinan DPRD Batam, Senin (22/6/2020).

Menurut Utusan, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) Kota Batam harus terlebih dahulu melakukan survei sebelum memberikan rekomendasi izin beroperasi kepada kedua gerai tersebut.

“Kita akan panggil DPM-PTSP Batam untuk meminta rincian data Alfamart dan Indomart yang ada di Batam berapa saja yang akan didirikan yang baru. Sebab ini berdampak pada produk UKM, Kalau perlu nanti akan dibahas pada pansus dan Angket,”tutur Utusan.

Harris Day Batam

Sebab, kata dia, Jarak antara Alfamart dan Indomaret terlalu dekat. Ada yang buka 24 jam. Apakah itu ada izin khusus.? Ini perlu pembahasan. “Kita dorong kearifan lokal jangan sampai mati suri dan tidak berfungsi,” pungkasnya.(*)

Tulisan: Taufik Chaniago

Komentar Anda

DEWAN PERS WARTAKEPRI FANINDO DPRD ANAMBAS DPRD KARIMUN