Komisi I DPRD Batam Minta Pemko Kroscek Ulang Syarat Dirikan Gerai Alfamart di Kabil

201
Budi Mardiyanto, DPRD Batam

WARTAKEPRI.co.id, BATAM – Persoalan gerai Alfamart yang sedang dibangun berlokasi wilayah di Kavling Senjulung, Kabil, Kecamatan Nongsa, Batam tersebut, dinilai tidak wajar yang seharusnya hanya dijalan raya saja.

Menanggapi perihal tersebut, membuat Ketua Komisi I DPRD Kota Batam Budi Mardiyanto angkat bicara. Menurutnya, pembangunan gerai Alfamart ini saya lihat begitu pesatnya, artinya tidak memikirkan jarak lagi, mau di jalan raya, perumahan ada gerai tersebut.

“Tentu hal ini menjadi perhatian kami dari komisi I DPRD Batam. Kenapa masih bisa dibangun gerai Alfamart saat ini. Sedangkan untuk batas perizinannya itu pada 2019- 2020 saja sudah tidak ada lagi,”kata Budi Mardiyanto, Selasa (21/7/2020) diruangannya.

Untuk itu, Budi menyarankan pihak DPMPTSP Batam kiranya untuk mengkroscek ulang bangunan Alfamarf yang sudah hampir selesai itu. Kalau perlu tinjau ke lokasi.

“Jangan sampai ini menjadi masalah kemudian hari. Pasalnya semua terkait izin pembangunan itu ada pada pada Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Batam,”ucap Budi.

Ia menyebut sejauh ini, yang saya tau itu Alfamart dan Indomaret waktu itu saya ingat perizinannya hanya jalan raya saja. Saat ini sudah sampai ke tingkat perumahan.

“Saya kira ini akan berdampak pada sektor usaha kecil menengah (UKM). Sendirinya akan mematikan usaha mereka juga,”sebutnya.

Politisi Partai PDI Perjuangan ini pun berharap agar pemerintah terkait agar membatasi perizinan pendirian gerai Alfamart dan Indomaret ini.

“Persoalan ini meski harus diselesaikan, dalam waktu dekat ini akan kita panggil untuk melakukan rapat dengar pendapat (RDP),”tutupnya.(*)

Tulisan: Taufik Chaniago

Komentar Anda

DEWAN PERS WARTAKEPRI FANINDO PKPONLINE PKP DREAMLAND