Pemkab Karimun Waspadai Klaster Kundur, Sudah 46 Orang Warga Jalani Rapid Test

8656
Pemkab Karimun Waspadai Klaster Kundur, Sudah 46 Orang Warga Jalani Rapid Test

WARTAKEPRI.co.id, KARIMUN – Dinas Kesehatan Kabupaten Karimun terus melakukan upaya tracing atau melacak warga yang pernah kontak langsung dengan pasien positif terinfeksi virus corona atau Covid-19. Tracing ini dilakukan dengan tujuan menekan laju penyebaran virus agar tidak semakin meluas.

Hal ini dilakukan terkait meninggalnya salah satu perwira Polri dari Polsek Kundur, Polres Karimun, Polda Kepri pada Rabu (29/7/2020) pukul 18.30 WIB, dan sempat mendapat perawatan di rumah sakit Awal Bros, Kota Batam, dan juga Camat Kundur yang kini masih dalam perawatan dan isolasasi di RSUD HM. Sani Tanjungbalai Karimun, sebelumya dilakukan pengecekan kesehatan, kemudian ambil sampel swab dan dilakukan tes PCR.

“Yang jelas Dinkes Karimun melakukan upaya tracing atau melacak warga yang pernah kontak langsung dengan pasien positif terinfeksi virus corona,” terang Kepala Dinas Kesehatan Rachmadi kepada WARTAKEPRI, Kamis (30/7/2020).

Sehingga kata Rachmadi, hingga siang ini sebanyak 46 orang telah dilakukan pemeriksaan Rapid Test, dan pelacakan dilakukan dengan mencari lokasi-lokasi yang pernah dikunjungi pasien Covid-19, pada 14 hari sebelum dia dinyatakan positif dan terpapar covid.

“Selain itu, semua orang yang pernah kontak langsung dengan pasien Covid-19 juga dilakukan tracing dan pengecekan, langkah tersebut diambil untuk mengetahui apakah masih ada lagi masyarakat yang positif COVID-19,” paparnya.

Namun, ungkap Rachmadi pihaknya tetap menyarankan agar mereka para orang-orang dalam pemantauan (ODP) melakukan isolasi mandiri selama 14 hari.

“Selama 14 hari melakukan isolasi mandiri, dibantu tenaga kesehatan Puskesmas terus melakukan pemantauan kondisi kesehatan mereka, hingga benar-benar hasilnya negatif,” paparnya.(*)

Reporter : Aziz Maulana

DEWAN PERS WARTAKEPRI

FANINDO

FANINDO

PKP HIMALAYA