Tim Bison Satreskrim Polres Karimun Ungkap Tindak Pindana Curanmor, Pelaku Melancarkan aksinya Secara Mobile

242
WartaKepri - Polres Karimun Ungkap Kasus Curanmor

WARTAKEPRI.co.id, KARIMUN – Polres Karimun beserta Polsek Meral menggelar konferensi pers pengungkapan kasus tindak pidana pencurian dengan pemberatan sepeda motor, yang dipimpin oleh Kapolres Karimun AKBP Adenan, Senin (3/8/2020).

“Pelaku Pencurian dengan pemberatan yang dilakukan pelaku berinisial M, telah melakukan pencurian berupa satu unit sepeda motor merk Honda Beat warna hitam,” terang Kapolres Karimun AKBP Adenan.

Pencurian yang terjadi di Bukit Tiung Kelurahan Balai, Kecamatan Karimun pada Sabtu 11 Juli 2020, sekitar pukul 23.50 WIB lalu tersebut.

Dan selanjutnya kata Adenan menceritakan, pelaku kembali beraksi melakukan pencurian dengan target sasaran sepeda motor merk Honda Vario Tekno warna putih biru yang terparkir di simpang lampu merah Kapling.

“Tepatnya di samping gereja HKBP yang terjadi pada hari senin 27 Juli 2020 lalu, pukul 01.30 WIB dini hari,” imbuh Adenan.

Setelah melancarkan aksinya dan berhasil mendapatkan barang hasil curiannya, pelaku M sengaja menjual hasil barang curian tersebut kepada penadah berinisial DA.

“Dijualnya barang hasil curian berupa Honda Beat warna hitam
tersebut seharga Rp 1 juta 100 ribu, sedangkan untuk sepeda motor Vario tekno Rp 1 juta 50 ribu,” paparnya.

Tanpa dokumen apapun, sehingga motor tersebut rencananya akan dijual kembali oleh DA, Kapolres menyebut untuk mencari keuntung lebih besar lagi yang rencananya akan dijual kembali kepada penadah berinisial EA dengan harga Rp 2 juta.

“Dari hasil pengungkapan pencurian kendaraan bermotor yang terjadi diwilayah hukum Polres Karimun, Tim Bison Satreskrim Polres Karimun telah berhasil mengamankan barang bukti dari tangan penadah DA dan EA tersebut,” pungkas Adenan.

Kasus yang berhasil diungkap oleh Tim Bison Satreskrim Polres Karimun tersebut, sehingga pelaku akan dijerat dengan pasal 363 kitab undang-undang hukum pidana dengan ancaman pidana paling lama 7 tahun, sedangkan untuk para penadah DA dan EA sendiri akan dikenakan pasal 480 kitab undang-undang hukum pidana dengan ancaman paling lama 4 tahun penjara.

Selanjutnya, Kapolres mengatakan untuk tindak pidana pencurian dengan pemberatan yang berhasil diungkap oleh Polsek Meral yang di lakukan oleh pelaku berinisial EI dan RA.

“Para pelaku berhasil menggasak satu unit sepeda motor Yamaha RX King warna merah maron yang terjadi pada hari Senin tanggal 20 Juli 2020, pukul 16.00 WIB,” jelas Adenan.

Adenan menceritakan kronologi kejadian ketika pada saat korban pulang kerja dan memarkirkan sepeda motornya di depan rumah, di parkiran kolam renang Bonanza Kampung Bukit Kelurahan Meral Kota Kecamatan Meral, Kabupaten Karimun.

“Para pelaku EI dan RA akan dikenakan pasal 363 kitab undang-undang hukum pidana dengan ancaman pidana paling lama 7 tahun penjara,” kata Adenan.

Reporter : Aziz Maulana

Komentar Anda

DEWAN PERS WARTAKEPRI FANINDO PKPONLINE PKP DREAMLAND