Guna Menangkal Terorisme dan Paham Radikalisme, Satgas TMMD Karimun Gelar Penyuluhan

187
Guna Menangkal Terorisme dan Paham Radikalisme, Satgas TMMD Karimun Gelar Penyuluhan
Harris Day Batam

WARTAKEPRI.co.id, KARIMUN – Satgas TMMD ke-109 Kodim 0317/TBK, menyelenggarakan kegiatan penyuluhan bahaya radikalisme dan terorisme kepada masyarakat Kelurahan Buru dan Kelurahan Puding Kecamatan Buru, Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau, di halaman Posko Tim Satgas TMMD, Kamis (1/10/2020).

Penyuluhan menangkal terorisme dan paham radikalisme dalam rangkaian pelaksanaan kegiatan TMMD ke-109 tahun 2020 dengan mengangkat tema “TMMD Pengabdian Untuk Negeri” dalam sasaran non fisik TMMD ke-109 Kodim 0317/TBK Karimun ini, diikuti oleh Lurah Buru dan Lurah Puding, para guru, serta perwakilan siswa dan siswi, tokoh masyarakat, serta tokoh pemuda.

“Tujuan utama dari pelaksanaan penyuluhan ini yaitu guna memberikan pemahaman bagi masyarakat, tentang pentingnya melakukan pencegahan masuknya paham-paham radikalisme di kehidupan masyarakat sedini mungkin,” terang Pasiter Kodim 0317/TBK, Lettu Kav Tatang Rohimat.

Dimana menurutnya, Satuan Tugas (Satgas) Tentara Manunggal membangun Desa (TMMD) ke-109 Kodim 0317/TBK Karimun, telah bekerjasama dengan Kesbangpol Kabupaten Karimun dalam upaya memberikan penyuluhan tentang bahaya terorisme dan paham radikalisme kepada masyarakat Kecamatan Buru.
“Selaku Tim Pelaksana Lapangan pada kegiatan TMMD, penyuluhan yang di berikan kepada masyarakat Kelurahan Buru dan Kelurahan Puding, Kecamatan Buru ini, merupakan upaya sinergitas dari TNI-Polri beserta Pemerintah untuk menekan tumbuhnya paham radikal di masyarakat,” tegasnya.

Sementara itu, pada kesempatan yang sama, salah satu narasumber dari Kesbangpol Kabupaten Karimun Sugiono memberikan materi wawasan kebangsaan kepada masyarakat tentang bahaya terorisme dan paham radikalisme.

Polling Jelang 9 Desember 2020 Pilkada Kepri

“Hal ini tentunya sangat bertentangan dengan hukum yang ada di negara Indonesia dan sudah diatur oleh undang-undang dan juga Pancasila,” kata Sugiono.

Sehingga menurutnya, berbagai aksi teroris dan radikal perlu diwaspadai oleh masyarakat, dan apabila terdapat orang yang tidak dikenal, sehingga mencurigakan sebaiknya segera melaporkan kepada pihak berwajib, dalam hal ini TNI maupun Kepolisian, atau Bhabinkamtibmas dan Babinsa, sebagai upaya antisipasi sekaligus mencegah munculnya paham radikalisme di daerah.

“Perlu di galakannya kembali ronda malam bersama-sama pada pos kamling dalam upaya menciptakan situasi yang aman dan kondusif di lingkungan masing-masing, selain menjaga lingkungan juga untuk menciptakan kebersamaan komunikasi antar masyarakat,” pungkasnya.

Selain itu juga, kata Sugiono TNI-Polri akan bersama-sama menciptakan rasa aman di tengah- tengah lingkungan masyarakat.

“Dengan adanya kegiatan Satgas TMMD tersebut, mengajarkan dan mengedukasi kepada warga tentang pentingnya menjaga keamanan di lingkungan guna mengantisipasi dan meminimalisir aksi kejahatan,” tandasnya.(*)

Reporter : Aziz Maulana

Komentar Anda

DEWAN PERS WARTAKEPRI FANINDO DPRD ANAMBAS DPRD KARIMUN