Apel Kesiapan Personil dan Peralatan Pemkab Karimun Bersama TNI-Polri Antisipasi Bencana Alam

491
Apel Kesiapan Personil dan Peralatan Pemkab Karimun Bersama TNI-Polri Antisipasi Bencana Alam

WARTAKEPRI.co.id, KARIMUN – Guna mengantisipasi bencana di wilayah Kabupaten Karimun, sejumlah personel gabungan dari berbagai unsur mengikuti apel kesiapsiagaan penanggulangan bencana hidrometeorologi, Jumat (6/11/2020). Personil gabungan apel kesiapsiagaan yang di gelar di halaman Sarja Arya Racana Mapolres Karimun tersebut, terdiri dari jajaran Pemkab Karimun, TNI-Polri, Basarnas, BNPB, Damkar, Tagana, Dinas Sosial, PMI serta Ormas dan OKP.

Pjs Bupati Karimun Herry Andrianto yang memimpin langsung pelaksanaan apel penanggulangan bencana menyebut, terdapat delapan poin penting diantaranya berupa pengintegrasian penanggulangan bencana sebagai prioritas dalam rencana pembangunan jangka menengah daerah, dan menjabarkannya ke dalam rencana strategis dan organisasi perangkat daerah.

“Memberikan input dalam rangka harmonisasi peraturan perundang-undangan yang terkait dengan pelaksanaan tugas dan fungsi penanggulangan bencana di daerah,” paparnya.

Selian itu dirinya memaparkan, akan meningkatkan kapasitas sumber daya manusia melalui pelatihan dan kerjasama seluruh Stakeholder yang terlibat. Sehingga mampu meningkatkan kualitas data, informasi, dan pelaporan kejadian bencana melalui optimalisasi pemanfaatan pusdalops serta peralatan teknologi Informasi dan komunikasi (TIK).

PKP HIMALAYA

“Menetapkan regulasi dan melaksanakan pengurangan risiko bencana melalui peraturan daerah, sebagai pelaksanaan amanat Presiden RI,” paparnya.

Selanjutnya, kata Herry terdapat pelaksanaan peningkatan kapasitas dan pengembangan masyarakat tangguh bencana, guna membangun kemandirian masyarakat dalam penanggulangan bencana.

“Pemerintah daerah sebagai first responder penanggulangan bencana dan sekretariat daerah m, selaku kepala ex-officio penanggulangan bencana sebagaimana amanat Undang-undang,” sebut Herry.

Dan poin terakhir ungkap Herry, mampu memberikan kemudahan bagi keterlibatan pihak swasta dan masyarakat dalam mendukung penyelenggaraan penanggulangan bencana.

“Pemerintah Kabupaten Karimun sendiri menyampaikan ucapkan terima kasih sekaligus mengapresiasi kepada seluruh instansi dan Stakeholder terkait lainnya, semoga apa yang kita lakukan seluruhnya akan memberikan manfaat bagi masyarakat bangsa dan negara, sekaligus membangun semangat kita untuk terus berjuang demi kemanusiaan,” harapannya.

Sementara itu, pada kesempatan yang sama Kapolres Karimun AKBP Muhammad Adenan menjelaskan bahwa, gelar apel kesiap-siagaan dalam menghadapi bencana alam, guna mengantisipasi dampak La Nina, khususnya diwilayah hukum Polres Karimun.

“TNI-Polri bersama Forkompinda dan Instansi terkait lainnya telah melaksanakan rapat koordinasi terkait penyamaan persepsi dalam penanganan bencana alam di wilayah Kabupaten Karimun,” tandasnya.

Hal ini dilakukan, menurutnya agar masyarakat paham dan selalu siap siaga, sekaligus menyamakan persepsi dalam penanganan bencana alam, sehingga apabila kejadian bencana alam, masyarakat dapat segera mengantisipasi korban jiwa maupun harta bendanya.

“Saran dan masukan dari masing-masing Forkominda yang menjadi prioritas dalam penanganan bencana alam dengan jarak tempuh yang cukup jauh, sehingga memerlukan waktu untuk sampai ke lokasi tersebut, tentunya harus ada relawan tangguh pada masing-masing Kecamatan, guna membackup terlebih dahulu menunggu bantuan dari Kabupaten,” terang Adenan.

Sehingga nantinya menurut Adenan, Komando dan pengendalian (Kodal), masing-masing instansi akan mendapatkan tugas sesuai dengan tupoksinya, sehingga harapannya tidak ada kendala dilapangan terutama kekuatan personil,” katanya.

Adenan juga menyatakan bahwa, penanggulangan bencana alam harus dilakukan dengan menggunakan prinsip dan cara yang tepat, dengan tujuan agar tidak berdampak buruk bagi para korban bencana, penekanan untuk diperhatikan dan dilaksanakan berupa perlunya dilakukan update data daerah rawan bencana, serta melaksanakan penanganan bencana secara terpadu antar Stakeholder.

“Dengan mempersiapkan personil yang siap digerakan setiap saat apabila terjadi bencana, lakukan pengecekan terhadap peralatan dan perlengkapan terkait dengan penanggulangan bencana alam, melaksanakan sosialisai kepada masyarakat yang tinggal di daerah rawan bencana guna warning system untuk selalu memperhatikan kondisi alam atau cuaca, sehingga dapat mengantisipasi apabila terjadi bencana, serta laporkan segera apabila terjadi bencana alam khususnya di wilayah Kabupaten Karimun kepada pimpinan secara Kontinyu, untuk segera dilaksanakan langkah cepat dan tepat,” paparnya.

Sebelum acara apel kesiapsiagaan dimulai, Kapolres Karimun AKBP Muhammad Adenan bersama Pjs Bupati Karimun serta Forkompinda, melaksanakan rapat koordinasi terkait penyamaan persepsi dalam penanganan bencana alam di wilayah Kabupaten Karimun, diruang Lounge Sarja Arya Racana Polres Karimun.

Bencana hidrometereologi sendiri merupakan bencana alam yang diakibatkan oleh parameter meteorologi seperti curah hujan yang cukup tinggi, angin kencang, kelembapan, serta temperatur. Misalnya banjir, angin puting beliung, longsor, abrasi, hingga gelombang pasang dan air laut yang cukup tinggi.(*)

Reporter : Aziz Maulana

DEWAN PERS WARTAKEPRI FANINDO PEMKO BATAM Combo Sakti Telkomsel