Nasib Jack Ma, Pemerintah China Diduga Akan Ambil Alibaba Group

69
Jack Ma
jack ma alibaba foto aribowo.net

WARTAKEPRI.co.id – Tindakan Otoritas Anti Monopoli China menyelidiki Alibaba diduga akal-akal untuk mengambil alih perusahaan Jack Ma.

China tengah menginvestigasi Ant Group dengan tuduhan praktik monopoli.

Tindaka itu dilakukan tidak lama setelah Jack Ma terang-terangan mengkritik pemerintah China.

Santer beredar kabar jika pemerintah China berupaya melakukan nasionalisasi terhadap Alibaba dan perusahaan fintech afiliasinya, Ant Group.

Hal ini diungkapkan oleh salah seorang orang dalam di industri keuangan internet China, Song Qing.
Dia mengatakan bahwa investigasi praktik monopoli merupakan upaya mempercepat proses ambil alih negara atas Alibaba dan Ant Group.

 

“Mereka (CCP) membuat rencana nasionalisas Alibaba beberapa pekan lalu; timing-nya bukan kebetulan… rencana-rencana ini datang dari pimpinan pusat,” kata Qing, sebagaimana dari dilansir IBTimes, Rabu (13/1/2021).

Qing menyebutkan pemerintah China akan menjadikan kasus Jack Ma sebagai contoh pelajaran.

Kebijakan China akan mengarah ke ekonomi yang dikendalikan negara berdasarkan permintaan domestik.

Virus Corona Baru Mengamuk di China, Tiga Kota di Hebei Diisolasi

Keberadaan Jack Ma Misterius

Alibaba dan Ant Group terlibat kisruh dengan China sejak Jack Ma melontarkan kritik pedas terhadap pemerintah negara tersebut pada akhir Oktober 2020.

Ma menuding bahwa bank-bank di China beroperasi dengan mentalitas “rumah gadai” menyangkut jaminan untuk kredit, sementara regulasi perbankan yang berlaku dinilainya menghambat inovasi dan harus direformasi guna mendorong pertumbuhan ekonomi.

Tak lama kemudian, pemerintah China mengubah regulasi yang menyebabkan rencana go-public perusahaan Ant Group gagal di tengah jalan.

Sejak itu pula ia mendadak hilang.

Dia tidak muncul di hadapan publik selama berbulan-bulan dan kabar keberadaannya masih simpang siur hingga sekarang.

Beberapa waktu lalu seorang sumber anonim sempat menyebutkan bahwa Jack Ma bukannya sedang menghilang, melainkan sengaja menghindari sorotan publik. Dia diklaim sedang berada di Kota Hangzhou yang merupakan markas Alibaba.(*)

Komentar Anda

DEWAN PERS WARTAKEPRI