Penumpang Sriwijaya Air Pakai KTP Orang Lain, Akan Nikah di Pontianak

252
KTP Orang Lain
Penumpang Sriwijaya Air SJ182 Teofilus Lau Ura dan Selvi Daro. 

WARTAKEPRI.co.id – Kecelakaan pesawat Sriwijaya Air SJ182 mengungkap adanya penumpang menggunakan KTP orang lain.

Pasangan kekasih yang menggunakan KTP orang lain adalah Teofilus Lau Ura dan Selvi Daro.

Namun demikian Teofilus Lau Ura dan Selvi Daro tidak tercatat di manifest Sriwijaya Air SJ182.

Seperti diberitakan, pesawat Sriwijaya Air SJ182 jatuh di Kepualauan Seribu.

Tim Basarnas kini tengah melakukan evakuasi.

Adanya penumpang pakai KTP orang lain terungkap saat Teofilus Lau Ura dan Selvi Daro tidak terdapat di manifest.

Update 13 Januari 2021 Sriwijaya Air SJ 182 Jatuh, Tim Basarnas Evakuasi 139 Kantong Jenazah dan 3 Lagi Teridentifikasi

Ada pasangan kekasih yang menjadi korban Sriwijaya Air SJ182 namun tidak tedaftar dalam manifest penumpang.

Setelah dilakukan pengecekan nomor bangku pesawat 18 dan 17 atas nama Felix dan Sarah.

Teofilus Lau Ura dan Selvi Daro hendak menikah dan mengadu nasib ke Pontianak.

Pasangan kekasih asal Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur itu menggunakan kartu identitas lain atas nama Felix Wenggo dan Sarah Beatrice Alomau.

Felix dan Sarah saat ini dalam kondisi baik-baik saja dan mengaku tidak menjadi korban dalam kecelakaan tersebut.

Saat berangkat dari Jakarta menuju Pontianak, Teofilus dan Selvi menggunakan KTP orang lain untuk membeli tiket dan check in di Bandara Soekarno-Hatta.

Hal itu disampaikan keluarga Teofilus, Benediktus Beke.

“Mereka berangkat ke Pontianak itu dengan menggunakan identitas orang lain,” kata Benediktus Beke mengonfirmasi, Rabu (13/1/2021).

Mereka pergi ke Pontianak karena calon suami di PKH di Jakarta.

Ternyata Felix dan Sarah merupakan rekan dari Teofilus dan Selvi.

Benediktus mengatakan, Teofilus dan Selvi tidak bermaksud negatif dengan menggunakan KTP orang lain.

Benediktus menjelaskan keduanya terdesak keadaan ekonomi sehingga harus berangkat ke Pontianak.

Benediktus mengaku keluarga sudah pasrah dengan tragedi yang menimpa Teofilus dan Selvi.

Ia menyebut keluarga hanya berharap jenazah keduanya dapat segera ditemukan.

“Dalam kondisi apa pun, kami sudah menerima sebagai sebuah musibah,” ujar Benediktus.

Senior Manajer Avsec Bandara Soekarno-Hatta Oka Setiawan menyebut pihaknya akan melakukan investigasi internal.

“Pihak Sriwijaya juga masih melakukan investigasi internal, kami pun juga sama. Kita sedang investigasi nanti hasilnya akan membahas bersama-sama Sriwijaya, dengan (keluarga) korban dan lain-lain juga,” kata Oka Setiawan, Senin (11/1/2021).

Sarah Terkejut

Lantas mengapa hal ini bisa terjadi?

Pihak dari Sarah ikut mempersoalkan atas penggunaan identitas dirinya.

Melalui kuasa hukumya, Richard Riwoe mengatakan keduanya memang memiliki hubungan lantaran satu pekerjaan, yakni di sebuah pabrik kertas di Tangerang.

Meski begitu, dikatakannya bahwa Sarah tidak mengetahui soal pemakaian identitasnya oleh Selvi.

Karena menurutnya, KTP dan identitas lainnya masih dipegang oleh Sarah.

Dirinya lantas menduga, identitas yang digunakan oleh Selvin merupakan sejenis fotokopi.

“Selvin Daro diduga menggunakan entah foto, fotokopi, atau scan KTP atas nama Sarah Beatrice Alomau sebagai syarat untuk terbang dengan pesawat Sriwijaya SJ 82 tersebut. KTP asli atas nama Sarah Beatrice Alomau masih dipegang oleh Sarah hingga saat ini,” ucap Richard.(*)

Komentar Anda

DEWAN PERS WARTAKEPRI