Cuaca Ekstrem, 3 Nelayan Jaring Kurau Hilang Dihantam Gelombang Laut di Perairan Lalang

414
Cuaca Ekstrem, 3 Nelayan Jaring Kurau Hilang Dihantam Gelombang Laut di Perairan Lalang

WARTAKEPRI.co.id, KARIMUN – Sebuah kapal tanpa nama dihantam gelombang besar di perairan Lalang, Kundur Barat, Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau, Selasa (12/1/2020).

Tiga orang nelayan menjadi korban, diantaranya Nahkoda kapal bernama Bahtiar (46), warga RT/RW 01/04, Desa Tulang Pulau Setunak, Kecamatan Karimun, bersama dengan dua orang rekannya Abu Thalib (30), serta Kairul Fahmi (23).

“Air laut masuk ke palka kapal dan menyebabkan kapal tenggelam,” terang Kasat Polairud Polres Karimun, Iptu Sabar Binsar Samosir kepada WARTAKEPRI Rabu (12/1/2020).

BACA JUGA BMKG Minta Nelayan Waspadai Gelombang Tinggi Hingga 9 Meter di Laut Utara Natuna

Selanjutnya, kata Binsar Satpolairud Polres Karimun melakukan pencarian kepada para korban dengan menggunakan kapal patroli KP.1002, dibantu oleh BKO Dit Polairu dengan menggunakan kapal patroli KP.1005, serta anggota dari Pos Polairud Selat Belia dengan menggunakan kapal patroli KP.1008.

“Seluruh Tim melakukan proses evakuasi dan pencarian SAR, dengan menyusuri wilayah yang di duga para korban terbawa arus,” imbuhnya.

Binsar menambahkan, kronologi kejadian pada hari Selasa 12 Januari 2021, pukul 07.00 WIB, Nahkoda kapal beserta kedua ABK tanpa nama berangkat melaut, menuju Pulau Lalang untuk melakukan aktifitas menjaring Ikan.

“Setelah tiga jam, selesai mengangkat jaring tiba-tiba cuaca buruk dan gelombang tinggi, sehingga kapal dihantam gelombang kemudian air laut masuk ke palka kapal dan menyebabkan kapal tenggelam (karam),” pungkasnya.

Kemudian Binsar mengungkapkan, tidak lama kemudian, kapal KIP Sele milik mitra PT. Timah yang melihat langsung laka laut tersebut, segera memberi bantuan dan mengangkat ketiga korban tersebut ke Kapal KIP.

“Selanjutnya melaporkan penemuan ketiga korban tersebut kepada Tim gabungan Satpolairud Polres Karimun, dimana ketiga korban tersebut dalam keadaan selamat, dan para korban selanjutnya dijemput keluarga menuju Pulau Setunak,” tandasnya.

Reporter Aziz Maulana

Komentar Anda

DEWAN PERS WARTAKEPRI