Menteri KKP Resmikan Dua Kapal Pengawas Perikanan di Batam

1039
Menteri KKP Resmikan Dua Kapal Pengawas Perikanan di Batam. (Photo: Taufik/WartaKepri)

WARTAKEPRI.co.id, BATAM – Menteri Kelautan dan Perikanan, Wahyu Sakti Trenggono meresmikan dua unit kapal pengawas perikanan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) di Batam, Selasa (9/3/2021).

Dua unit kapal yang diresmikan ini adalah KP HIU 16 dan KP HIU 17. Armada kapal pengawas perikanan bertipe cepat ini diproyeksikan untuk memperkuat pengawasan di Wilayah Pengelolaan Perikanan Negara Republik Indonesia (WPPNRI) 571-Selat Malaka dan 711-Laut Natuna Utara.

“Ini sebagai penguatan pengawasan sumber daya kelautan dan perikanan, serta pemberantasan illegal fishing,” kata Menteri Trenggono saat Apel Siaga PSDKP dan peresmian kedua kapal.

Menurut dia, kedua kapal yang diresmikan ini memiliki kecepatan yang melebihi kapal-kapal pengawas lain yang sudah dimiliki.

Penambahan kapal patroli pengawasan yang memadai ini merupakan salah satu strategi penting untuk menjaga kelestarian sumber daya kelautan dan perikanan, serta memberantas pencurian ikan di laut Indonesia.

Ia juga menjanjikan akan terus menambah armada pengawasan yang lebih besar dan canggih. “Saya berkeinginan membangun kapal pengawas perikanan sekelas kapal fregat secara bertahap,” kata dia.

Menteri Trenggono pada kesempatan itu juga berpesan agar awak kapal bekerja keras dalam menjaga kedaulatan pengelolaan perikanan di WPP-NRI.

Dia juga mengingatkan agar perubahan regulasi termasuk Peraturan Pemerintah Nomor 27 tahun 2021 tentang Penyelenggaran Bidang Kelautan dan Perikanan menjadi pedoman dalam pelaksanaan pengawasan di lapangan.

“Saya ingin seluruh jajaran pengawasan bekerja keras untuk menjadi benteng KKP dalam menjaga sumber daya kelautan dan perikanan,” tegasnya.

Trenggono menyebut kapal pengawas HIU 16 dan HIU 17 ini merupakan dua armada baru yang dimiliki oleh KKP. Kapal pengawas perikanan ini termasuk kapal kelas C dengan panjang 30-40 meter.

“Kapal ini memiliki kecepatan sampai dengan 29 knot. Saat ini KKP telah memiliki 30 unit kapal pengawas perikanan yang menjadi garda terdepan dalam pengawasan sumber daya kelautan dan perikanan serta pemberantasan illegal fishing,” katanya.

Kiriman: Taufik Chaniago

Honda Capella

FANINDO