Ditresnarkoba Polda Kepri Amankan Pemilik Ratusan Pil Ekstasi dan Sabu, Berawal dari Kamar Hotel

36
Ditresnarkoba Polda Kepri amankan Ratusan Pil Ekstasi
Ditresnarkoba Polda Kepri amankan Ratusan Pil Ekstasi

WARTAKEPRI.co.id, BATAM – Tim Subdit III Ditresnarkoba Polda Kepri berhasil mengamankan dua orang berinisial GJE dan Inisial S dikarenakan telah memiliki, membawa, dan menyimpan Narkotika jenis Ekstasi dan Sabu pada Selasa tanggal 16 Maret 2021.

Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol Harry Goldenhardt S menjelaskan kronologis kejadian yang mana berawal pada Selasa tanggal 16 Maret jam 14.30 WIB, Tim Opsnal Subdit III Ditresnarkoba Polda Kepri mengamankan (GJE) di kamar Hotel Batam Star yang berada di kawasan Nagoya Kota Batam.

″Pelaku diamankan oleh tim saat berada dikamar 414, dari hasil pemeriksaan, tim menemukan 17 Butir Narkotika jenis Pil diduga Ekstasi yang disimpan oleh pelaku dalam sebuah Tissue,” jelas Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol Harry Goldenhardt S didampingi dan Diresnarkoba Polda Kepri Kombes Pol Muji Supriyadi Senin (22/3/2021) siang.

Dikatakannya, selanjutnya tim melakukan pengembangan dan berhasil mengamankan satu orang pelaku lagi berinisial S yang berada di Parkiran Hotel Namii, dari Inisial S ditemukan barang bukti sebanyak 40 Butir Ekstasi.

Penyelidikan tidak berhenti sampai disitu saja, tim mengembangkan penyidikan hingga kerumah Inisial GJE yang berada di Perumahan Villa Windsor Kota Batam, dirumah Pelaku tersebut ditemukan kembali Pil Ekstasi sebanyak 405 Butir dan 1 Gram Narkotika jenis sabu.

“Selanjutnya kedua pelaku dan barang bukti diamankan dan dibawa ke kantor Ditresnarkoba Polda Kepri,”kata Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol Harry Goldenhardt S.

BACA JUGA Wajah Tersenyum Nahkoda dan 28 ABK Kapal Ikan Vietnam Paska Ditangkap Baharkam Polri di Natuna

Adapun barang bukti yang berhasil diamankan adalah 462 Butir Pil Ekstasi dan 1 gram narkotika jenis sabu, dengan pelaku pertama inisial GJE alias DF, laki-laki, 40 Tahun alamat Perum Villa Windsor, Kelurahan Sei Jodoh kecamatan Batu Ampar, Kota Batam dan pelaku kedua Inisial S alias H, laki-laki, 47 Tahun alamat Sei Panas, Kampung Belimbing Kota Batam.

″Untuk Inisial GJE merupakan Residivis kasus Narkotika pada tahun 2011 dan sampai dengan saat ini, tim terus melakukan pengembangan,” ungkapnya.

Atas perbuatannya, pelaku dapat diancam dengan Pasal 114 ayat (2) dan atau pasal 112 ayat (2) dan atau pasal 113 ayat (2) Undang-Undang Republik Indonesia no.35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman mati atau pidana seumur hidup atau pidana penjara paling singkat 6 tahun atau paling lama 20 tahun.(*)

Kiriman : Taufik

DEWAN PERS WARTAKEPRI FANINDO PEMKO BATAM Combo Sakti Telkomsel