Sidang Rapat Paripurna Penetapan Bupati dan Wabup Karimun Terpilih, Bulan April ARAH Dilantik

7
Pidato Bupati Karimun Aunur Rafiq saat menggelar sidang rapat Paripurna DPRD. (Foto : Aziz Maulana).

WARTAKEPRI.co.id, KARIMUN – Sehari setelah menggelar rapat pleno Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Karimun dengan agenda penetapan pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati terpilih pada Pilkada Karimun tahun 2020, Minggu (21/3/2021), selanjutnya menyerahkan berita acara dan Surat Keputusan Penetapan pasangan calon terpilih kepada DPRD Karimun.

Sidang paripurna dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Karimun HM. Yusuf Sirat, serta turut serta dihasirioleh jajran Forkopimda Kabupaten Karimun, OPD, serta para tamu undangan, dengan menerapkan ketat protokol kesehatan COVID-19.

Pasca putusan Mahkamah Kontitusi (MK), KPU Karimun menggelar rapat pleno yang digelar di hotel Aston, telah menetapkan pasangan Aunur Rafiq sebagai Bupati dan Wakil Bupati terpilih hasil Pilkada Karimun 9 Desember 2020.

Bupati Karimun Aunur Rafiq mengatakan, tentunya sebagai Bupati beserta Wakil Bupati terpilih periode 2021 hingga 2024, dirinya mengucapkan terimakasih kepada seluruh masyarakat, sehingga nantinya ketika akan dilantik, sebagai Bupati terpilih dapat melaksanakan tugas, tanggung jawab dan kewajibannya.

“Pesta demokrasi yang panjang, khususnya dari partai-partai politik yang mengusung para kandidat-kandidatyang dicalonkan, secara koalisi tentunya menimbulkan perbedaan dan persaingan, didalam dinamika politik itu merupakan hal yang biasa” ungkap Rafiq, Senin (22/3/2021).

Sehingga menurutnya sangat lumrah terjadi pada sebuah negara yang berazaskan demikrasi. Perbedaan-perbedaan yang dilakukan pada masa kampanye dan pemilihan tentunya membuat masyarakat yang pro dan kontra.

“Dengan berakhirnya pesta demokrasi yang telah ditetapkan, saya berharap agar perbedaan-perbedaan ini dapat kita akhiri, kedepan marilah kita rajut kembali rasa persatuan dan kesatuan kita, rasa persaudaraan, kita hilangkan perbedaan-perbedaan yangterjadi selama ini dalam masa proses demokrasi,” paparnya.

Sementara itu pada kesempatan yang sama, Ketua DPRD Kabupaten Karimun HM. Yusuf Sirat mengatakan, hasil sidang paripurna ini akan diserahkan langsung kepada Menteri Dalam Negeri melalui Gubernur Provinsi Kepulauan Riau.

“Dengan tujuan agar Menteri Dalam Negeri menetapkan sekaligus mengesahkan Bupati dan Wakil Bupati terpilih,” kata Sirat.

Yusuf Sirat menambahkan, sebagai implikasi DPRD Kabupaten/Kota mengumumkan dalam rapat Paripurna hasil penetapan calon Bupati dan Wakil Bupati terpilih oleh KPU Kabupaten/Kota sebelum disampaikan kepada Menteri Dalam Negeri.

“Sebagai implikasi, DPRD Kabupaten Karimun mengumumkan dalam rapat Paripurna hasil penetapan calon Bupati dan Wakil Bupati terpilih oleh KPU, sebelum disampaikan kepada Menteri Dalam Negeri,” tandasnya.

Dirinya menyebut, pemilihan Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah merupakan mekanisme yang harus ditempuh untuk kesinambungan penyelenggaraan Pemerintah Daerah, sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah.

“Pemilihan Kepala Daerah sebagaimana sarana guna mewujudkan pembangunan daerah secara integral dan berkelanjutan bertujuan guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.

Berdasarkan Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2015 pasal 160 ayat (3) yang menegaskan bahwa pengesahan, pengangkatan pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati serta pasangan Walikota dan Wakil Walikota terpilih dilakukan berdasarkan penetapan calon terpilih oleh KPU Kabupaten/Kota yang disampaikan oleh DPRD Kabupaten/Kota kepada Menteri melalui Gubernur. (Amn).

DEWAN PERS WARTAKEPRI FANINDO PEMKO BATAM