Polsek Lubuk Baja Tangkap Pelaku Pembuat Ijazah Palsu di Sei Panas, Cari Customer di Facebook

Polsek Lubuk Baja Berhasil Tangkap Praktek Pembuat Ijazah Palsu
PKP Online

WARTAKEPRI.co.id, BATAM – Polsek Lubuk Baja mengamankan satu orang praktek pembuatan dokumen palsu, dokumen palsu berupa ijazah SMK Negeri 3 Batam.

Penangkapan tersangka pembuatan dokumen palsu di pimpin langsung Kapolsek Lubuk Baja AKP Satria Nanda, SIK didampingi oleh Panit Reskrim Polsek Lubuk Baja Ipda Ahmad Nasal Harahap.

Kapolsek Lubuk Baja, AKP Satria Nanda mengatakan, penangkapan pembuatan ijazah palsu didaerah Sungai Panas, tersangka RY(26) diamankan bersama barang bukti berupa 1 lembar ijazah SMK Negeri 3 Batam atas nama insial AW.

“Terkait adanya pembuatan dokumen palsu tersebut didapat dari informasi masyarakat bahwa adanya praktek pembuatan dokumen palsu,” ujarnya, Kamis (1/4/2021).

Disebutkannya lagi, mendapat informasi tersebut tim opsnal Polsek Lubuk baja melakukan penyelidikan di lapangan pada Selasa (30/03/2021) ternyata benar terdapat kegiatan pemalsuan dokumen surat yang dilakukan oleh tersangka RY.

“Dalam penangkapan pelaku juga ditemukan juga 1 lembar ijazah SMK Negeri 3 atas Nama inisial MI serta diamankan juga barang lainnya berupa satu unit handphone merek Vivo V9 warna merah selanjutnya tersangka RY dilakukan interogasi terkait dokumen berupa ijazah yang dibawa Pelaku,”tuturnya.

Diungkapkannya lagi, dari hasil interogasi di akui oleh tersangka RY bahwa ijazah tersebut benar palsu. Untuk mencari customer nya dengan mengiklankan kegiatan tersebut melalui media sosial di aplikasi Facebook dengan menawarkan jasa Editan scan dan pengurusan dokumen.

“Untuk jasa pembuatan sendiri mulai Rp 500 ribu sampai Rp 700 ribu,” ucapnya.

BACA JUGA: Berikut Kronologi Tim Satresnarkoba Polresta Barelang Bekuk Oknum Polres Tanjungpinang Transaksi Narkoba

Dibeberkannya lagi, barang bukti ijazah yang diduga palsu tersebut, dibawa ke Polsek Lubuk Baja, selanjutnya pihak Polsek Lubuk Baja menghubungi saudara HD yang merupakan Kepala Sekolah SMK Negeri 3 Batam dan meminta untuk datang ke Polsek Lubuk Baja untuk memastikan kebenaran dari salah satu ijazah yang diamankan dari tangan tersangka RY.

Setelah dilihat sendiri oleh kepala sekolah 1 lembar ijazah SMK Negeri 3 atas nama inisial AW yang didapat dari tangan tersangka, ternyata ijazah tersebut diketahui palsu karena pihak sekolah SMK Negeri 3 Batam tidak pernah mengeluarkan 1 lembar ijazah sekolah SMK 3 Batam atas nama AW dan lebih jelas lagi ketidakbenaran nya itu terletak pada tahun ijazah tersebut yang tertera pada tahun 1995.

“Sedangkan sekolah SMK 3 Batam baru didirikan pada tahun 2007 ,” paparnya.

Praktek atau kegiatan pemalsuan dokumen ijazah yang membawa nama sekolah sehingga dapat menimbulkan kerugian dan mencoreng nama baik sekolah SMK Negeri 3 Batam kemudian selaku kepala sekolah membuat laporan polisi di Polsek lubuk baja untuk proses hukum lebih lanjut terhadap pelaku atas nama RY.

Atas perbuatannya, pelaku dijerat dengan pasal 263 Ayat (1) dan atau 264 ayat (1) ke 1e KUHPidana dengan ancaman hukuman maksimal 8 tahun.(r)

Kiriman : Taufik
Editor : Adit

Komentar Anda

DEWAN PERS WARTAKEPRI FANINDO PEMKO BATAM Combo Sakti Telkomsel