Penampakan Antre Genose Calon Penumpang ke Batam di Pelabuhan ASDP Tanjung Uban

300
Tes GeNose pelabuhan ASDP Tanjung Uban
Penampakan Antre Genose Calon Penumpang ke Batam di Pelabuhan ASDP Tanjung Uban

WARTAKEPRI.co.id, BINTAN – Terpantau penumpukan calon penumpang terjadi yang akan menyeberang ke Batam di pelabuhan ASDP Tanjung Uban, Selasa (18/5/2021). Penumpukan calon penumpang terjadi sejak pagi hingga petang, hal ini disebabkan antrean untuk menjalani pemeriksaan tes genose.

Terlihat beberapa calon penumpang sudah tidak mengindahkan protokol kesehatan karena jarak satu dengan lainnya sudah tidak lagi berjarak.

“Dari pagi sampai sekarang (sore) orang sudah antre di loket pemeriksaan genose, pagi tadi antrean lebih panjang,” kata seorang warga di lokasi.

Lanjutnya, Tadi pagi ada beberapa calon penumpang yang merasa keberatan dengan pemeriksaan genose, sehingga terjadi keributan kecil.

“Hal itu dikarenakan calon penumpang itu tidak mengetahui adanya masa perpanjangan, Surat edaran ini bernomor 453/SET-STC19/IV/2021 Gubernur Kepri, yang mana berlaku efektif mulai tanggal 18 mei 2021 sampai dengan waktu yang ditentukan,” jelasnya.

Ditempat yang sama seorang calon penumpang mengatakan, sudah datang sekitar pukul 16.00 WIB lewat dan sudah melakukan pemeriksaan genose, namun dirinya masih menunggu hasilnya.

BACA JUGA Goro Program Padat Karya Kemenhub di Pelabuhan ASDP Tanjung Uban Libatkan 10 Ormas Bintan

“Pukul 16.00 WIB, lewat kami datang di sini. Sudah 1,5 jam menunggu, tinggal menunggu hasil pemeriksaan genose, soalnya mau beli tiket harus ada hasil negatif genose dulu,” ujarnya.

Terlihat petugas di lapangan berusaha mengingatkan calon penumpang untuk mematuhi protokol kesehatan antara lain menjaga jarak, memakai masker dan mencuci tangan sesering mungkin.

Kapolsek Bintan Utara, Kompol Suharjono terus mengingatkan calon penumpang agar patuh protokol kesehatan. “Kendalanya petugas minim, tapi semua kita tetap mengingatkan protokol kesehatan, ada petugas kesehatan juga,” ujarnya.

Supervisi ASDP Tanjunguban, Muhammad mengatakan, antrean terjadi karena sempat hujan sehingga banyak calon penumpang berteduh dan berkerumun.

Dia mengatakan, saat ini sudah membatasi calon penumpang yang datang ke pelabuhan. “Sudah kita batasi. Malam ini (calon penumpang yang ada) kita angkut, ya paling geser sedikit dari jadwal biasanya,” ujarnya.

Seperti diketahui, 6 hingga 17 Mei 2021, pemerintah meniadakan perjalanan orang antar kabupaten/kota.

Kemudian pemerintah memperpanjang penyekatan peniadaan perjalanan orang dan mewajibkan orang yang menyeberang menunjukkan surat keterangan bebas covid-19 di antaranya hasil pemeriksaan genose dengan hasil negatif.(*)

Pengirim: Agus Ginting

DEWAN PERS WARTAKEPRI FANINDO PEMKO BATAM Combo Sakti Telkomsel