Kasus COVID-19 Terus Merajalela, Pemkab Karimun Perpanjang PPKM Mikro

7
Menindaklnjuti, surat edaran dari Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Karimun nomor 556/DISPARBUD/143/V/2021 tanggal 31 Mei 2021, tentang Perpanjangan Batas Waktu Penutupan Usaha dan Percepatan Penanganan COVID-19 di Sektor Pariwisata, hingga Rabu tanggal 9 Juni 2021. (Foto : Istimewa)

WARTAKEPRI.co.id, KARIMUN – Terus melonjaknya pasien COVID-19 yang melanda wilayah Kepulauan Riau, khususnya Kabupaten Karimun, memaksa Pemerintah Daerah memperpanjang masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) mikro, hingga tanggal 9 Juni 2021 mendatang.

Hal ini sekaligus menindaklanjuti, surat edaran dari Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Karimun nomor 556/DISPARBUD/143/V/2021 tanggal 31 Mei 2021, tentang Perpanjangan Batas Waktu Penutupan Usaha dan Percepatan Penanganan COVID-19 di Sektor Pariwisata.

Hingga pada hari Senin, tanggal 31 Mei 2021, berdasarkan data Satgas penanganan COVID-19, total kasus konfirmasi positif COVID-19 di wilayah Kabupaten Karimun mencapai 1.241 orang.

Bupati Karimun Aunur Rafiq menyebut, PPKM ini merupakan perpanjangan untuk yang pertama kalinya, setelah beberapa waktu lalu Pemkab Karimun telah mengeluarkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) mikro, untuk sepekan kedepan pada Minggu 30 Mei 2021.

“Masih banyaknya kasus COVID-19, terpaksa Pemkab memperpanjang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat,” terang Bupati,” Senin (31/5/2021).

Sehingga kata Rafiq, Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat akan diperpanjang hingga sepekan kedepan, hingga Rabu 9 Juni 2021.

“Merubah batas waktu yang telah ditentukan,” papar Rafiq.

Dan berikut lima poin, surat pemberitahuan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Karimun :

1. Bagi Usaha Tempat Hiburan (Arena Permainan, Kelab Malam, Diskotik, Pub, Bar, Cafe dengan Live Music, Karaoke, Panti Pijat, SPA, Bilyard dan Mandi
Uap atau Sauna), untuk meneruskan penutupan usahanya sementara waktu yang sebelumnya disampaikan hingga tanggal 30 Juni 2021, berubah menjadi sampai dengan tanggal 09 Juni 2021.

2. Bagi Usaha Restoran dan Cafe, sementara waktu tidak dibenarkan menyediakan layanan makan maupun minum di tempat, dan menyediakan kursi melainkan dengan layanan makan dan minum dibungkus atau dibawa pulang (Take away) sampai dengan kasus menurun.

3. Bagi Pengelola Objek atau Daya Tarik Wisata dan Kolam Renang, untuk melakukan penutupan usahanya sementara waktu sampai dengan batas waktu yang akan dievaluasi lebih lanjut.

4. Berdasarkan pada poin 1 (satu), 2 (dua) dan 3 (tiga) tersebut di atas, kami mohon kepada Pimpinan Usaha Tempat Hiburan, Pimpinan Usaha Restoran dan Cafe serta Pengelola Objek Wisata dan Kolam Renang untuk dapat mengindahkan ketentuan tersebut di atas, demi terciptanya kondisi yang kondusif dan mendukung pemutusan mata rantai penularan COVID-19 di wilayah Kabupaten Karimun, khususnya di sektor pariwisata.

5. Setiap orang dan atau tempat usaha yang melanggar ketentuan sebagaimana disebutkan di atas, akan dikenakan sanksi, sampai dengan pencabutan izin usaha sesuai dengan aturan dan peraturan Perundang-undangan yang berlaku.

Aman

DEWAN PERS WARTAKEPRI FANINDO PEMKO BATAM