Syarat Untuk Naik Pesawat Selama PPKM Darurat, Tes GeNose C19 Tidak Berlaku

481
GeNose
GeNose

JAKARTA – Pelaku perjalanan dalam negeri (PPDN) wajib melampirkan hasil tes RT-PCR sebelum naik pesawat selama PPKM Darurat Jawa-Bali 3-20 Juli 2021. Dengan demikian, syarat tes GeNose C19 tidak berlaku lagi.

“Khusus untuk Moda Udara syarat pelaku perjalanan wajib memiliki Sertifikat vaksin dan wajib tes RT-PCR yang berlaku maksimal 2×24 jam di wilayah Jawa dan Bali,” kata Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi saat konferensi pers virtual, Jumat (2/7/2021).

Lebih lanjut, Budi Karya menuturkan pengetatan mobilisasi di Jawa-Bali dilakukan dengan mewajibkan PPDN memiliki sertifikat vaksin, hasil RT PCR 1×24 jam atau tes antigen yang berlaku maksimal 1×24 jam untuk moda laut, darat, penyebarangan, dan kereta api jarak jauh.

Meski demikian, Menhub mengatakan sertifikat vaksin tidak menjadi kewajiban atau mandatory untuk syarat pergerakan mobilitas di luar Jawa-Bali. “Penumpang diwajibkan mengisi e-Hac pada perjalanan udara, laut, dan penyeberangan,” ujar Budi Karya.

BACA JUGA PPKM Darurat Jawa-Bali, Kapolri Terbitkan TR Operasi Penyekatan dan Swab Sampling per Wilayah

Budi mengaku pihaknya telah menerbitkan Surat Edaran untuk sektor transportasi darat, laut, udara, dan perkeretaapian. Baca Juga : PPKM Darurat Jawa-Bali, Penumpang Penerbangan Terdampak Psikologis SE tersebut berisis Petunjuk Teknis penyelenggaraan Transportasi pada masa PPKM Darurat dengan mengacu pada SE Gugus Tugas tentang Syarat Perjalanan Dalam Negeri.

“Pemberlakukan SE mulai 5 Juli 2021 agar memberi kesempatan bagi operator untuk mempersiapkan penyelenggaraan transportasi pada masa PPKM Darurat,” ucapnya. Sumber: Kementerian Perhubungan RI.(*)

Sumber : bisnis.com

DEWAN PERS WARTAKEPRI

FANINDO

FANINDO

PKP HIMALAYA