Kapolres Bintan AKBP Bambang Sugihartono Sidak Perusahaan Pengisian Oksigen Untuk Rumah Sakit

308
Kapolres Bintan Sidak Dua Perusahaan Pengisian Oksigen
Kapolres Bintan Sidak Dua Perusahaan Pengisian Oksigen Untuk Rumah Sakit

WARTAKEPRI.co.id, BINTAN – Kapolres Bintan AKBP Bambang Sugihartono, SIK, M.M melakukan inpeksi mendadak (Sidak) pengecekan 2 perusahaan pengisian tabung oksigen untuk kebutuhan kesehatan di rumah sakit wilayah Kabupaten Bintan, Kamis (8/7/2021).

Dalam kegiatan tersebut, Kapolres Bintan Bersama dengan Setia Kurniawan (PPNS Disperindag/Plt. Kabid Perdagangan Kab. Bintan), Bripka Rocky Agung P., S.I.P (Personil Unit II Sat Intelkam Polres Bintan), Soffa (Posbinda Kab. Bintan), dan 2 personil Polres Bintan.

Adapun 2 Depo Pengisian Oksigen itu meliputi PT. Indogas Sukses Abadi (Industrial Gas & Gas Equipment Supplier) yang beralamat di Jl. Nusantara Km.23 No. 8 Kel. Kijang Kota Kec. Bintan Timur, dan CV. Idealis Alam Gas (Supplier) yang beralamat di Kp. Korindo RT 002/RW 03 Kel. Sei Lekop Kec. Bintan Timur.

Kapolres Bintan, AKBP Bambang Sugihartono, SIK, M.M menyampaikan bahwa ketersediaan oksigen di Bintan dalam kondisi aman. Karena, data yang diperoleh dari masing-masing perusahaan dalam jumlah yang mencukupi untuk stok oksigen rumah sakit di Kabupaten Bintan.

Direktur PT. Indogas Sukses Abadi (ISA) sdr. Agus penyampaian, produksi harian mencapai 350 tabung ukuran 6 mtr³/hari dalam kondisi normal. Sedangkan di masa pendemi mencapai 450 Tabung ukuran 6 mtr³/hari.

Untuk harga gas oksigen, tetap stabil. Dalam kondisi normal mencapai Rp.110.000,/tabung, dan di masa pandemi Covid-19 Rp.110.000,/tabung.

Data suplay di RSUD Kota Tanjungpinang sebanyak 125 tabung (beberapa hari ini ada kenaikan dari 125-170). RSUD Kab. Bintan dengan suplay 30-50 tabung, dan RSUD Tg. Uban sebanyak 40-70 tabung.

“Hanya saja kendalanya tidak ada petugas khusus yang disiapkan dari rumah sakit untuk mengangkat tabung, pihak rumah sakit mengharapkan dari cleaning servis ataupun tukang kebun,” kata Direktur PT. Indogas Sukses Abadi (ISA), Agus.

Sambung dia, dari perusahaan juga tidak boleh menjual tabung oksigen. Sehingga warga diarahkan ke rumah sakit untuk memperoleh tabung oksigen sesuai ketentuan medis.

Sementara itu, dari CV. Idealis Alam Gas (Supplier) produksi harian dalam kondisi normal sebanyak 200 tabung ukuran 6 mtr³/hari, dan di masa pandemi sebanyak 300 tabung ukuran 6 mtr³/hari.

“Untuk harga tabung oksigen dari kami juga tidak mengalami perubahan tetap seharga Rp110.000/tabung di masa normal maupun pandemi,” kata Direktur CV. Idealis Alam Gas (Supplier), Fendi.

CV. Idealis Alam Gas (Supplier) menjadi suplayer untuk RSAL Dr. Midiyanto Suratmi Tanjungpinang sebanyak 125 tabung, dan RSUP Raja Ahmad Thabib sebanyak166 tabung / 2800 Mili Meter Water Colum (MMWC) di bawah 5 ton oksigen.

Dari hasil sidak yg dilaksanakan Kapolres Bintan, AKBP Bambang Sugihartono, SIK, M.M menyimpulkan bahwa pada 2 perusahaan distributor tabung oksigen terdapat kenaikan jumlah produksi selama masa pendemi. Sementara harga jual oksegen tidak ada kenaikan baik kondisi normal maupun pandemi.

BACA JUGA Ayok Cek Namamu Penerima Bansos, Pemerintah Akan Transfer BST

Kapolres Bintan menghimbau kepada pihak Rumah Sakit agar tabung oksigen yang sudah kosong segera di bawa ke depo pengisian tersebut sehingga di depo pengisian oksigen tidak kekurangan tabung.

Polres Bintan siap memfasilitasi menyelesaikan kendala-kendala yang dihadapi baik dari Rumah Sakit maupun dari pihak Suplayer agar masalah tersebut tidak berlarut sehingga pelayanan kepada masyarakat bisa dilayani dengan maksimal.(*)

Pengirim: Agus Ginting

DEWAN PERS WARTAKEPRI FANINDO PEMKO BATAM Combo Sakti Telkomsel