BTS Batalkan Tur Dunia Untuk Album Terbaru Map of the Soul, Inilah Alasannya

211
BTS (foto net)

WARTAKEPRI.co.id – Superstar K-pop BTS secara resmi membatalkan rencana tur dunia untuk album terbaru, “Map of the Soul”. Pembatalan konser dilakukan lantaran kasus Covid-19 yang masih mengganas di berbagai negara.

“Kami telah bekerja keras untuk melanjutkan persiapan BTS Map of the Soul Tour, mengingat banyak penggemar yang telah menanti dengan penuh semangat untuk tur,” kata Bighit Music dalam sebuah pernyataan.

“Tapi, karena keadaan berubah di luar kendali kami, menjadi sulit untuk mewujudkan konser pada skala dan waktu yang sama seperti yang direncanakan sebelumnya. Maka, kami umumkan konser Map of The Soul dibatalkan,” demikian seperti dilansir dari Variety, Jumat (20/8).

BACA JUGA: King of K-Pop Ulang Tahun, Inilah Tujuh Lagu Hits G-Dragon Mengusung

PKP HIMALAYA

Tur Map of The Soul rencananya akan dimulai pada April 2020, tak lama setelah band ini merilis album keempatnya “Map of the Soul: 7”. Diawali di Seoul, Korea Selatan, konser dijadwalkan digelar di 18 negara termasuk AS dan Jerman sebelum berakhir di Jepang.

Namun saat itu, Bighit Music mengumumkan bahwa mereka berencana untuk menjadwalkan ulang konser karena situasi pandemi yang sulit diprediksi. Untuk mengobati kerinduan penggemar, BTS juga sempat menggelar konser online dan merilis film.

Di sisi lain, Bighit Music juga tidak mau menutup peluang digelarnya tour secara fisik di kemudian hari. Namun, entah kapan itu bisa terlaksana.

“Kami sedang bekerja untuk menyiapkan jadwal dan format kerja yang layak yang dapat memenuhi harapan Anda, dan kami akan memberikan pemberitahuan terbaru sesegera mungkin,” kata label tersebut.

Kasus harian Covid-19 di Korea Selatan masih ada di angka 2.000 pada Jumat. Hal ini memicu perpanjangan pembatasan sosial selama dua minggu lagi.

Badan Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Korea pada Jumat mengumumkan 2.052 kasus COVID-19 baru, termasuk 2.001 infeksi lokal. Sejak awal wabah, negara ini telah mencatat total 233.000 infeksi.(republika)

DEWAN PERS WARTAKEPRI FANINDO PEMKO BATAM Combo Sakti Telkomsel