Kejaksaan Negeri Karimun Gelar Vaksinasi Merdeka, Target Tercapai 2000 Dosis

220
Kepala Kejaksaan Negeri Tanjungbalai Karimun, Meilinda meninjau langsung pelaksanaan Vaksinasi Merdeka, yang digelar secara massal selama sepekan, Senin (23/8/2021). (Foto : Aman)

WARTAKEPRI.co.id, KARIMUN – Dalam rangkaian pelaksanaan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia ke-76, Kejaksaan Negeri Tanjungbalai Karimun menggelar vaksinasi massal di Aula Pertemuan.

Hal ini sebagai upaya Kejaksaan Negeri Tanjungbalai Karimun dalam mendukung program pemerintah guna menekan sekaligus memutus mata rantai penyebaran COVID-19.

“Kejaksaan Negeri Tanjungbalai Karimun bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Karimun menyiapkan sebanyak 300 dosis vaksin jenis AstraZeneca dan 100 dosis vaksin jenis Sinovac,” terang Kepala Kejaksaan Negeri Tanjungbalai Karimun Meilinda disela-sela peninjauan langsung vaksinasi, Senin (23/8/2021).

Meilinda menambahkan, pelaksanaan kegiatan yang akan diselenggarakan selama 5 hari, terhitung sejak hari Senin tanggal 23 Agustus hingga Jum’at tanggal 27 Agustus 2021 tersebut, diikuti oleh masyarakat yang belum divaksin, maupun manula.

“Kami mendukung penuh upaya program pemerintah guna mempercepat pelaksanaan vaksinasi di wilayah Kabupaten Karimun,” paparnya.

Karena menurutnya, sesuai dengan instruksi dari Kejaksaan Agung untuk mempercepat pelaksanaan vaksinasi di daerah.

“Berharap, progam vaksinasi ini dapat berjalan dengan baik dan mencapai hasil yang ditargetkan,” tandasnya.

Meilinda menambahkan, vaksinasi yang akan digelar hingga sepekan kedepan ini akan mencapai target 2000 dosis. Dimana juga tersedia vaksinasi bagi para pelajar atau usia dibawah 17 tahun.

BACA JUGA Pemda Anambas Berikan Hibah 5 Mobil dan 1 Speed Boat Kepada Desa

“Dimana setiap harinya kita sediakan 400 dosis vaksin, dan semoga saja target untuk keseluruhan dosis vaksin dapat tercapai,” harapannya.

Sementara itu pada kesempatan yang sama, salah satu pelajar SMP (14), Julianto sangat senang karena dapat divaksin. Dan untuk vaksin yang digunakan adalah Sinovac.

“Karena dari pihak sekolah juga dianjurkan agar dapat mengikuti pelaksanaan vaksinasi massal,” ujarnya.

Menurutnya, vaksinasi ini juga menjadi salah satu syarat untuk mengikuti belajar mengajar tatap muka kedepannya.

“Kalau sudah divaksin kan aman, dan tidak perlu khawatir,” ungkapnya.(*)

Editor : Aman

DEWAN PERS WARTAKEPRI FANINDO PEMKO BATAM Combo Sakti Telkomsel