Bebas Penjara Kasus Pencabulan Anak, Saipul Jamil “Dielukan” dan Berikut Perjalanan Kasusnya

deddy corbuzier instagram Saipul Jamil
Foto Istimewa/IG

HARRIS BARELANG

WARTAKEPRI.co.id – Bebasnya Saipul Jamil dari LP Cipinang, Jakarta Timur, dengan penyambutan bak pahlawan yang keluar dari penjara memunculkan kritik. Penyambutan Saipul Jamil ketika bebas dari penjara yang disertai pengalungan bunga seolah membenarkan pencabulan terhadap anak yang dilakukan pedangdut tersebut.

Acara penyambutan Saipul Jamil yang ditayangkan di beberapa stasiun televisi juga dinilai tak memiliki empati terhadap korban. Adapun berdasarkan catatan Kompas.com, Saipul mulanya ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus percabulan anak di bawah umur pada Februari 2016.

Saat itu, Saipul Jamil melakukan pelecehan dan pemaksaan seksual kepada seorang anak laki-laki di bawah umur. Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu. Daftarkan email Kala itu, korban berinisial DS melaporkan Saipul Jamil karena melakukan tindak asusila terhadap dirinya.

Saipul Jamil disebut meminta DS untuk menginap di rumahnya dan memberikan pijatan. DS sempat menolak dan akhirnya tidur sekitar pukul 04.00 WIB. Saat DS sedang tertidur lelap, Saipul akhirnya melakukan tindakan tidak senonoh. Atas perbuatannya, Saipul divonis hukuman penjara 3 tahun. Kemudian dalam putusan banding, Pengadilan Tinggi (PT) DKI Jakarta memperberat hukuman Saipul Jamil menjadi 5 tahun penjara.

Merasa tak terima melalui kuasa hukumnya, Bang Ipul, sapaannya, mengajukan Peninjauan Kembali (PK) ke Mahkamah Agung (MA). Kemudian MA dalam putusannya menolak PK Saipul Jamil dan tetap pada putusan PT DKI Jakarta.

Oleh karenanya, Ipul tetap harus menjalani 5 tahun hukuman penjara. Suap panitera Namun, kasus yang menjerat mantan suami Dewi Persik ini tak berhenti sampai di situ. Hukuman penjara Ipul bertambah 3 tahun karena terbukti menyuap panitera Pengadilan Negeri Jakarta Utara, Rohadi, dengan uang sebesar Rp 50 juta.

Vonis tersebut lebih rendah dari tuntutan jaksa penuntut umum KPK yakni 4 tahun penjara ditambah denda Rp 100 juta subsider 6 bulan kurungan. Saipul terbukti melakukan suap untuk mendapat keringanan terkait perkara tindak asusila yang dilakukannya terhadap DS.

Oleh karena itu, Ipul harus menjalani 8 tahun penjara sebagai akumulasi hukuman atas kasus tindak pidana korupsi dan pencabulan yang dilakukannya.

Saipul kemudian mengajukan PK kepada Mahkamah Agung (MA). Pihak Ipul sudah menyodorkan tiga alat bukti baru dalam berkas PK. Pengajuan PK merupakan upaya terakhir dari Ipul untuk bisa keluar lebih cepat dari jadwal yang sudah ditentukan.

Adapun sebelum Saipul bebas, Kepala Lapas Kelas I Cipinang Tonny Nainggolan mengatakan, Saipul Jamil dijadwalkan bebas pada 2 September 2021.

“Iya untuk informasi sementara seperti itu (September bebas) tapi nanti kami harus periksa sekali lagi, pastikan lagi bebasnya. Infonya untuk sementara 2 September (bebas),” ucap Tony.

Saat ditanyakan, apakah PK kepada Mahkamah Agung (MA) beberapa waktu lalu disetujui, Tony belum mengetahui persisnya.

Tony mengatakan, jadwal sementara Saipul bebas tanggal 2 September 2021 sesuai dengan perhitungan setelah menjalani hukuman selama lima tahun. Kemudian, dikurangi masa potongan tahanan dan remisi sampai 2021. Meski PK yang diajukan belum jelas kelanjutannya, Saipul pun resmi bebas dari penjara pada 2 September 2021.

BACA JUGA Lewat Facebook, Tim Reskrim Polsek Sekupang Bekuk 3 Pelaku Pungli di Pantai Cipta Land Tiban

Komentar Deddy Corbuzier

Arak-arakan Saipul Jamil usai bebas dari tahanan ini menuai pernyataan sinis dari Deddy Corbuzier. Deddy Corbuzier mempertanyakan prestasi apa yang telah dibuat Saipul Jamil selama di tahanan.

“Luar biasa, menang medali emas?!,” tulis Deddy Corbuzier dengan sinis di akun instagramnya, seperti yang dikutip suaramerdeka.com dari pikiran-rakyat.com, senin, 6 September 2021.

Deddy Corbuzier menilai tidak layak seorang SaipulJamil yang telah berbuat tidak senonoh terhadap remaja belasan tahun, tampil lagi di muka publik.

Oleh sebab itu, tampilnya Saipul di televisi, mengusik Deddy Corbuzier untuk mempertanyakan sikap diam KPI.

Perlu diketahui, penampilan Ipul di televisi usai bebas dari penjara, menuai penolakan dari masyarakat.

Sehingga muncul petisi boikot terhadap Saipul Jamil.(*)

Sumber : Kompas/Suara

FANINDO

Honda Capella