PPKM Jawa Bali Diperpanjang hingga 13 September 2021, dan Uji Coba Buka 20 Tempat Wisata

143
PPKM Jawa-Bali Diperpanjang hingga 13 September 2021, dan Uji Coba Buka 20 Tempat Wisata
PPKM Jawa-Bali Diperpanjang hingga 13 September 2021, dan Uji Coba Buka 20 Tempat Wisata

WARTAKEPRI.co.id – Pemerintah kembali melakukan perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 2-4 di Jawa Bali periode 7-13 September 2021. Penerapan tersebut diperpanjang dengan melakukan beberapa penyesuaian aktivitas masyarakat.

“Seiring dengan kondisi situasi Covid19 yang semakin baik, serta implementasi protokol Kesehatan dan penggunaan Peduli Lindungi yang terus berjalan, ada beberapa penyesuaian aktivitas masyarakat yang bisa dilakukan dalam periode 7-13 September 2021,” kata Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan dalam konferensi pers secara virtual, Senin (6/9/2021).

Dia menjelaskan penyesuaian tersebut di antaranya yaitu makan atau dine in di mall menjadi 60 menit dengan kapasitas 50%. Sementara itu nantinya akan dilakukan uji coba pembukaan 20 tempat wisata di kota dengan Level 3 dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat dan implementasi platform Peduli Lindungi.

BACA JUGA TERBARU.. Kawasan Industri Beroperasi yang Penuh, Pekerjanya Wajib Gunakan Aplikasi PeduliLindungi

“Serta Kabupaten/Kota dengan Level 2 juga akan diwajibkan untuk menggunakan Peduli Lindungi pada tempat-tempat wisata yang sudah diperbolehkan buka,” bebernya.

Sementara itu, Luhut juga menjelaskan pihaknya akan melakukan uji coba protokol kesehatan dan peduli lindungi di pusat perbelanjaan di Bali. Tetapi dengan batasan tertentu.

“Kami akan melakukan ujicoba protokol Kesehatan dan Peduli Lindungi untuk mall dan pusat perbelanjaan di Bali dengan batasan-batasan tertentu,” pungkasnya.

Angka Covid Nasional Turun

Angka kasus Covid-19 hingga 6 September 2021 terus mengalami penurunan. Dalam sehari penambahan kasus positif Covid-19 di bawah 5.000 kasus. Bahkan, angka kesembuhan tiga kali lipat dari angka penambahan kasus positif.

Meski begitu, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan meminta agar masyarakat tidak jumawa atas penurunan angka Covid-19 saat ini.

“Dan kita jangan pernah jumawa, bahwa kita seolah-olah sudah selesai mengatasi ini. Perjalanan masih panjang, kita harus bisa melalui rintangan-rintangan ini bila kita semua disiplin,” kata Luhut dalam Konferensi Pers secara virtual, Senin (6/9/2021).

Selain itu, Luhut mengatakan bahwa pandemi telah mengajarkan kepada semua untuk mencari titik keseimbangan antara gas dan rem seperti yang selalu disampaikan oleh Presiden Joko Widodo.

“Keseimbangan antara kepentingan kesehatan dan perekonomian harus disikapi secara teliti dan hati-hati,” ujarnya.

Luhut juga menegaskan dalam mengambil keputusan pemerintah harus merujuk kepada data serta kepada ilmu pengetahuan dan teknologi terbaru.

“Eksekusinya juga dilakukan secara bertahap bertingkat dan berlanjut. Dan tidak ada yang kita kerjakan tidak terpadu. Ini rakyat Indonesia juga paham bahwa Presiden ingin jangan naik lagi Covid ini,” katanya.

“Di akhir kata, saya juga tentu tidak bosan mengajak agar kita semua menjadikan doa sekaligus berupaya untuk tidak lengah dalam penerapan protokol kesehatan. Dan selanjutnya Semoga Tuhan Yang Maha Kuasa selalu memberikan kesehatan, kekuatan dan diridhai serta memberikan kemudahan kita semua agar kita semua dapat keluar dari pandemi Covid-19 ini,” kata Luhut.(*)

Sumber : Youtube/Merdeka/Zoom

# Jawa Bali

DEWAN PERS WARTAKEPRI FANINDO PEMKO BATAM Combo Sakti Telkomsel