Netizen Heboh Ketua KPI Izinkan Saipul Jamil Tampil di TV Jika Untuk Edukasi, Tapi?

77
Ketua KPI Agung
Ketua KPI Agung Suprio

WARTAKEPRI.co.id – Tampil lagi di Podcast Deddy Corbuzier selang beberapa hari hebohnya meriahnya televisi penyambutan Saipul Jamil, jika diperhatikan isi tuntas Podcast tersebut tentu semua kan memahami landasan pemikiran dari Ketua KPI Pusat Agung Suprio.

Berdialog hampir 1 jam itu, ternyata kembali viral ketika netizen menyimpulkan Saipul boleh tampil di televisi untuk konten edukasi, dan sang ketua menjadi sasaran netizen.

Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) tengah menjadi sorotan oleh warganet pengguna media sosial Indonesia. Di media sosial Twitter, kata kunci “Ketua KPI” menduduki trending topic teratas dengan lebih dari 10 ribu twit, pada Jumat (10/9/2021).

Berdasarkan pantauan Kompas.com, kata kunci tersebut menjadi trending setelah Ketua KPI Pusat Agung Suprio memberikan pernyataan mengenai boleh tidaknya artis Saipul Jamil tampil di televisi atau media penyiaran lain.

Seperti diketahui, artis Saipul Jamil baru saja selesai menjalani masa hukumannya pada 2 September 2021. Ia bebas murni setelah mendapat remisi 30 bulan dari dua kasus yang menjeratnya, yaitu penyuapan dan pencabulan.

Seusai bebas, Saipul Jamil disambut meriah bak pahlawan oleh para penggemarnya. Beberapa stasiun televisi pun mengundang Saipul Jamil sebagai bintang tamu.

Glorifikasi terhadap Saipul Jamil ini pun menuai kontroversi. Bahkan, muncul petisi yang menuntut agar Saipul Jamil tak lagi diizinkan tampil di TV dan Youtube.

Mengutip Kompas.com, Kamis (9/9/2021), Ketua KPI Pusat Agung Suprio menjelaskan tentang boleh tidaknya Saipul Jamil tampil di televisi atau media penyiaran lain.

Penjelasan itu ia sampaikan dalam podcast yang ditayangkan di kanal YouTube Deddy Corbuzier, Kamis (9/9/2021) Agung menegaskan bahwa Saipul Jamil bisa tampil di televisi hanya untuk konteks edukasi.

Menurut dia, hal itu sesuai dengan surat edaran yang telah dikirimkan oleh KPI kepada lembaga penyiaran, seperti stasiun televisi.

“Dia (Saipul Jamil) bisa tampil untuk kepentingan edukasi. Jadi misalnya ya, dia hadir sebagai ya bahaya predator, itu kan bisa juga ditampilkan seperti itu,” kata Agung.

Menurut Agung, sesuai surat edaran itu, Saipul Jamil bisa tampil di televisi misalnya dalam konteks wawancara atau edukasi mengenai pelecehan seksual.

Ia juga menegaskan bahwa untuk sementara Saipul Jamil belum bisa tampil di televisi jika tujuannya untuk hiburan.

BACA JUGA Bebas Penjara Kasus Pencabulan Anak, Saipul Jamil “Dielukan” dan Berikut Perjalanan Kasusnya

Blur Muka Pelaku Kejahatan Seksual

Sementara itu, dikutip dari Tempo.co, Jumat (10/9/2021) Ketua KPI, Agung Suprio mengatakan, pelaku kejahatan seksual atau yang sudah menjalani hukuman, tampil di televisi dengan pembatasan maksimal.

“Dia dihadirkan dengan wajah yang diblur agar korban tidak mengalai traumatik, direkam sebelumnya tetap dengan tidak diperlihatkan wajahnya secara jelas, dihadirkan sebagai contoh buruk kejahatan seksual,” kata dia kepada Tempo melalui telepon, Jumat, 10 September 2021.

Pelaku kejahatan seksual seperti pedofilia merupakan pelanggaran pidana sangat berat karena dapat mengakibatkan korban mengalami trauma seumur hidup. Di luar negeri seperti Eropa, orang yang melakukan kejahatan seksual pedofilia bisa hilang dari peredaran.

“Berita dari radio, televisi tentang dia hilang. Jadi memang, pelaku kejahatan seksual itu tidak disukai masyarakat, kalau di Eropa,” ucapnya. Pelaku sempat diekspose besar-besaran agar masyarakat hati-hati terhadap orang ini.

Berbeda di Indonesia, pada umumnya masyarakat kita amat permisif atau kurang sensivitas kepada masyarakat. “Mantan koruptor keluar dari penjara tampil di televisi dengan senyum atau pelaku kejahatan lain, seolah-olah mempunya perasaan tidak bersalah, termasuk juga kemarin, Saipul Jamil,” katanya.

Atas dasar itulah, kata Agung, KPI melarang glorifikasi terhadap tayangan dia. KPI mengeluarkan surat edaran kepada televisi untuk tidak menayangkan glorifikasi kepada Saipul Jamil dan itu dipatuhi. “Jadi dari Senin surat itu terbit, tidak ada tayangan Saipul Jamil,” tuturnya(*)

Sumber : Youtube/Kompas/tempo
Editor : Dedy Suwadha

DEWAN PERS WARTAKEPRI FANINDO PEMKO BATAM Combo Sakti Telkomsel